Minggu, 30 NOVEMBER 2025 • 20:13 WIB

Penampakan Buaya 3 Meter Hebohkan Warga Desa Serdang Tanjab Barat

Author

Penampakan Buaya 3 Meter Hebohkan Warga Desa Serdang Tanjab Barat (Dok. Istimewah)

JAMBI — Warga Desa Serdang, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat digegerkan dengan kemunculan seekor buaya muara di jamban sungai belakang rumah warga pada Jumat, 21 November 2025. Penampakan buaya tersebut membuat banyak warga berbondong-bondong datang untuk melihat dari dekat.

Buaya dengan panjang sekitar tiga meter itu terlihat santai berjemur di atas papan jamban tanpa menunjukkan gelagat agresif. Padahal, di sekitarnya puluhan warga sudah berkumpul untuk merekam dan memotret kejadian tersebut dengan ponsel.

Baca juga: Korupsi PJU Kerinci Rp 2,7 Miliar, Sepuluh Terdakwa Jalani Sidang Dakwaan di Tipikor Jambi

Lokasi kemunculan buaya berada tepat di bawah jembatan Pasar Serdang. Warga yang kebetulan melintas langsung berhenti setelah melihat kerumunan yang mengarah ke sungai. Dalam hitungan menit, area tersebut menjadi titik ramai layaknya objek wisata dadakan.

Menurut warga, buaya itu sudah berada di lokasi cukup lama sebelum akhirnya disadari oleh penduduk sekitar. Keberadaan hewan liar tersebut membuat sebagian warga waspada, namun banyak pula yang penasaran hingga mendekat untuk melihat lebih jelas.

Baca juga: Serapan Anggaran Terus Meningkat, Pemprov Jambi Prioritaskan Ketuntasan Proyek Fisik

Putra, salah seorang warga Desa Serdang, mengatakan bahwa kemunculan buaya di daerah itu sebenarnya bukan hal baru. Sungai Betara dikenal sebagai kawasan habitat buaya muara. 

“Kami di sini memang sudah sering lihat buaya. Biasanya cuma lewat di sungai, tapi kali ini dia naik ke jamban,” ujar Putra. Minggu, (30/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa meski kerap terlihat, sejauh ini buaya-buaya tersebut tidak pernah mengganggu warga. Tidak pernah ada laporan masyarakat diserang atau menjadi korban buaya. 

“Selama ini aman saja, tidak pernah ada kejadian buaya mangsa warga,” tambahnya.

Baca juga: Polsek Kota Baru Ringkus Pelaku Curanmor yang Beraksi di Tiga Lokasi

Warga berharap pemerintah maupun pihak terkait dapat memantau keberadaan buaya tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan bahaya di kemudian hari, terutama jika buaya mulai mendekati permukiman. Namun sebagian warga menilai keberadaan buaya itu masih dalam batas wajar selama tidak menunjukkan perilaku agresif.

Hingga berita ini diturunkan, buaya tersebut dilaporkan masih berada di sekitar sungai, namun perlahan kembali masuk ke air setelah kerumunan warga mulai berkurang. Masyarakat diminta tetap berhati-hati dan tidak melakukan tindakan yang dapat memancing buaya merasa terancam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author

Rudiansyah

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU