Serap Beras Petani, Bulog Sebut 1.900 Ton Beras Telah Terserap (Dok. Istimewah)
JAMBI – Upaya menjaga ketahanan pangan sekaligus menyejahterakan petani terus dilakukan oleh Perum Bulog Cabang Kuala Tungkal. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.900 ton gabah dan beras petani di dua kabupaten, yakni Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur, telah berhasil diserap Bulog.
Penyerapan gabah ini merupakan bagian dari program nasional untuk mendukung swasembada pangan dan menjaga stabilitas harga di tingkat petani. Kepala Cabang Bulog Kuala Tungkal, Reny Lelianda, menjelaskan bahwa setiap kali memasuki musim panen, pihaknya langsung melakukan pembelian gabah di tingkat petani agar hasil panen terserap dengan baik.
Baca juga: PERALIHAN MUSIM, BPBD IMBAU MASYARAKAT WASPADA DAMPAK MUSIM PENGHUJAN
Reny menuturkan, tingginya antusiasme petani yang menjual gabah ke Bulog membuat gudang penyimpanan kerap penuh. Oleh karena itu, pihaknya berencana menambah kapasitas gudang, terutama di wilayah Tanjung Jabung Timur, yang saat ini sedang memasuki musim panen dan menjadi salah satu daerah dengan volume penyerapan terbesar.
Lebih lanjut, Reny menyebutkan bahwa dengan meningkatnya penyerapan gabah petani, ketersediaan stok beras di wilayah kerja Bulog Kuala Tungkal kini dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan dua kabupaten tersebut. Selain beras, Bulog juga memiliki stok komoditas penting lainnya seperti gula pasir dan minyak goreng yang siap didistribusikan kapan saja bila diperlukan. Rabu, (29/10/2025).
Baca juga: Kasus Penyelundupan Narkoba di Lapas II A Jambi, Polisi Tetapkan 1 Orang DPO
Penyerapan gabah di tingkat petani ini akan terus dilakukan hingga akhir tahun, seiring dengan masih berlangsungnya musim panen di beberapa wilayah sentra padi di Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan