BMKG: Seminggu ke Depan Jambi Berpotensi Diguyur Hujan (Dok. Istimewah)
JAMBI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di Provinsi Jambi dalam sepekan ke depan, mulai 22 hingga 27 September 2025, berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.
Kepala Tim Data dan Informasi BMKG Jambi, Nabila, mengatakan potensi hujan masih cukup tinggi di beberapa wilayah. Namun, diperkirakan intensitasnya akan berkurang pada 24 hingga 27 September karena adanya pengaruh bibit siklon di utara Indonesia.
Baca juga: Kronologi Tenggelamnya Idris di Pelabuhan Pasir Sungai Batanghari
“Dalam satu minggu ke depan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Namun pada 24 sampai 27 September intensitasnya berkurang karena adanya bibit siklon di utara Indonesia yang memengaruhi jumlah uap air, sehingga di wilayah Jambi sedikit berkurang,” jelas Nabila, Selasa, (23/09/2025).
Meski demikian, BMKG mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem pada 23 September. Wilayah Jambi bagian barat diprediksi akan mengalami hujan lebat dengan durasi cukup panjang.
Baca juga: Pemkot Jambi Butuh 30 Dump Truck Tambahan untuk Optimalkan Pengangkutan Sampah
“Khususnya di sekitar wilayah Sungai Penuh, Kerinci, Bungo, serta Kabupaten Batanghari, diperkirakan akan terjadi hujan lebat pada 23 September,” ujarnya.
Lebih lanjut, Nabila menuturkan hujan di wilayah Jambi dalam sepekan ini paling sering terjadi pada siang hingga malam hari, yakni antara pukul 13.00 hingga 19.00 WIB. “Potensi hujan terjadi pada siang hingga malam hari, jadi masyarakat perlu mewaspadai perubahan cuaca pada jam-jam tersebut,” sebutnya.
Baca juga: Harga Cabai Merah di Kota Sungai Penuh Tembus Rp80 Ribu per Kilogram
Sementara itu, kondisi gelombang laut di perairan sekitar Jambi diperkirakan masih dalam kategori normal, yakni rendah hingga menengah. Hal ini dinilai tidak mengganggu aktivitas pelayaran maupun nelayan.
Melalui informasi ini, BMKG mengimbau masyarakat Jambi untuk tetap waspada menghadapi musim penghujan. “Masyarakat diminta untuk selalu waspada dan update informasi terbaru melalui kanal resmi BMKG,” tutup Nabila.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan