Korban Tenggelam di Pelabuhan Pasir Ditemukan Tim SAR Setelah 4 Jam Pencarian (Dok. Istimewah)
JAMBI – Setelah dilakukan pencarian intensif oleh tim SAR gabungan, korban tenggelam di Pelabuhan Pasir Sungai Batanghari, Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi akhirnya berhasil ditemukan. Korban bernama Idris ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Idris sebelumnya dilaporkan hilang setelah tenggelam di sekitar perairan Sungai Batanghari. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat setempat langsung melakukan pencarian begitu laporan masuk pada Selasa pagi.
Baca juga: Pemkot Jambi Butuh 30 Dump Truck Tambahan untuk Optimalkan Pengangkutan Sampah
Muslimin, rekan korban, mengatakan Idris berhasil ditemukan sekitar pukul 12.20 WIB di dasar Sungai Batanghari. Lokasi penemuan berada kurang lebih 50 meter dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.
“Korban ditemukan di dasar sungai setelah lebih dari empat jam pencarian. Kami sangat berterima kasih kepada tim SAR yang sudah berusaha keras menemukan Idris,” ujar Muslimin, saat ditemui di lokasi kejadian. Selasa, (23/09/2025).
Baca juga: Harga Cabai Merah di Kota Sungai Penuh Tembus Rp80 Ribu per Kilogram
Komandan Tim SAR Penyelamatan, Erwin, menyebut pencarian berlangsung kurang lebih 4 jam 30 menit sebelum akhirnya korban berhasil ditemukan. Setelah dievakuasi, jasad Idris langsung dibawa ke rumah sakit terdekat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
“Tim SAR bekerja sejak pagi dengan menyisir lokasi menggunakan perahu karet dan penyelam. Korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Setelah itu, jasad langsung dibawa untuk proses lebih lanjut,” jelas Erwin. Selasa, (23/09/2025).
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Kendati demikian, pihak SAR tetap mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di perairan Sungai Batanghari yang arusnya cukup deras.
“Kami imbau masyarakat selalu mengutamakan keselamatan ketika berada di perairan. Gunakan pelampung jika diperlukan, dan jangan lengah meskipun sudah terbiasa beraktivitas di sungai,” tambah Erwin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan