Harga Cabai Turun, Sembako Lain Stabil di Pasar Induk Angso Duo (Dok. Istimewah)
JAMBI – Harga cabai di Pasar Induk Angso Duo Kota Jambi mengalami penurunan. Sementara itu, harga kebutuhan pokok lainnya terpantau stabil berdasarkan data Sistem Informasi Harga dan Kebutuhan Pokok (SIHARKO) Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi.
Berdasarkan laporan SIHARKO, cabai merah besar saat ini dijual Rp55 ribu per kilogram atau turun 1,79 persen dibandingkan harga sebelumnya. Penurunan harga juga terjadi pada cabai rawit hijau yang turun 8,33 persen menjadi Rp22 ribu per kilogram.
Baca juga: Harga Cabai Merah di Kota Sungai Penuh Tembus Rp80 Ribu per Kilogram
Sementara itu, cabai rawit merah yang sempat mahal beberapa waktu lalu kini dijual Rp45 ribu per kilogram atau turun 10 persen. Kondisi ini disambut baik oleh masyarakat, terutama para ibu rumah tangga yang setiap hari berbelanja kebutuhan dapur.
“Alhamdulillah cabai sekarang agak turun, biasanya bikin pusing kalau sudah tembus harga tinggi. Mudah-mudahan bisa stabil terus,” ujar Siti, seorang ibu rumah tangga yang ditemui saat berbelanja di Pasar Angso Duo. Selasa, (23/09/2025).
Selain cabai, sejumlah komoditas lain seperti cabai merah kecil, beras, dan telur ayam ras masih terpantau stabil. Tidak ada lonjakan harga signifikan yang terjadi dalam sepekan terakhir. Hal ini memberikan rasa lega bagi masyarakat, khususnya menjelang musim hujan.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, Muhammad Ridwan, mengatakan pihaknya terus memantau harga bahan pokok melalui SIHARKO setiap hari. “Kami berupaya menjaga stabilitas harga pangan, agar masyarakat tidak terbebani. Penurunan harga cabai ini tentu menjadi kabar baik bagi warga Jambi,” jelasnya.
Baca juga: Kekurangan Dokter, Dinkes Tebo Gandeng IDI untuk Program Dokter Masuk Dusun
Ia menambahkan, meski ada penurunan harga cabai, pemerintah tetap melakukan koordinasi dengan para pedagang dan distributor agar ketersediaan stok tetap terjamin. “Kestabilan pasokan sangat penting supaya harga tidak kembali melonjak,” tambah Ridwan.
Turunnya harga cabai diharapkan dapat meringankan beban belanja harian masyarakat dan menjadi angin segar dalam menjaga ketahanan pangan di Kota Jambi. Pemerintah Kota Jambi memastikan akan terus melakukan pemantauan rutin demi mengantisipasi potensi gejolak harga di pasar tradisional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan