Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 22 SEPTEMBER 2025 • 22:21 WIB

Harga Cabai Merah di Kota Sungai Penuh Tembus Rp80 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah di Kota Sungai Penuh Tembus Rp80 Ribu per KilogramHarga Cabai Merah di Kota Sungai Penuh Tembus Rp80 Ribu per Kilogram (Dok. Istimewah)

JAMBIHarga cabai di sejumlah pasar tradisional Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci terus meroket. Di Kota Sungai Penuh, harga cabai bahkan tembus dua kali lipat dari harga normal, membuat pedagang dan pembeli sama-sama mengeluh.

Pantauan di Pasar Induk Tanjung Bajure, harga cabai mengalami kenaikan tajam dalam beberapa hari terakhir. Pedagang mengaku kondisi ini membuat omset dagangan mereka menurun drastis. “Kalau harga naik seperti ini, pembeli jadi sepi. Cabai banyak tidak laku, malah bisa busuk,” ungkap Al, salah seorang pedagang cabai, Senin, (22/09/2025).

Baca juga: Harga Cabai di Pasar Induk Angso Duo Terus Merangkak Naik

Faktor cuaca yang tidak menentu serta banyaknya pasokan cabai yang dikirim ke luar daerah diduga menjadi pemicu kenaikan harga saat ini. Akibatnya, sejak sepekan terakhir harga cabai merangkak naik dan sulit ditekan.

Cabai merah yang biasanya dijual Rp50 ribu hingga Rp65 ribu per kilogram, kini menembus Rp80 ribu per kilogram. Sementara cabai hijau yang biasanya Rp28 ribu, naik menjadi Rp40 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram. Sedangkan untuk cabai rawit masih stabil di kisaran Rp40 ribu per kilogram.

Baca juga: Target Rampung Akhir 2025, Perbaikan Jalan di Kota Jambi Sudah Capai 80 Persen

Kenaikan harga yang signifikan ini berdampak besar terhadap omset pedagang. Banyak pedagang mengaku pendapatan mereka turun hingga 50 persen.

“Biasanya bisa habis belasan kilogram sehari, sekarang paling setengahnya saja. Itu pun sering tersisa dan rusak,” tambah Al.

Selain pedagang, pembeli juga ikut mengeluhkan mahalnya harga cabai di pasaran. Beberapa warga terpaksa mengurangi pembelian dan mencari alternatif bumbu lain agar pengeluaran rumah tangga tetap terkendali. “Cabai sekarang mahal sekali, jadi harus hemat. Masak jadi kurang pedas, tapi mau bagaimana lagi,” ujar Siti, salah satu pembeli di pasar.

Baca juga: Jurnalis Gelar Aksi 1.000 Lilin, Protes Matinya Kebebasan Pers di Jambi

Kondisi pasar pun terpantau lebih sepi dari biasanya. Banyak pedagang mengeluh barang dagangan mereka menumpuk hingga rusak karena tidak terserap oleh pembeli. Situasi ini membuat roda perdagangan cabai di Kota Sungai Penuh terganggu.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan segera turun tangan untuk menstabilkan harga cabai. Intervensi pasar serta pengawasan distribusi disebut perlu dilakukan agar harga cabai bisa kembali normal dan tidak semakin membebani masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Harga Cabai Merah di Kota Sungai Penuh Tembus Rp80 Ribu per Kilogram

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!