Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 17 SEPTEMBER 2025 • 21:48 WIB

Ratusan Nakes Datangi Kantor Pemkab Tebo, Tuntut Kepastian Status PPPK Paruh Waktu

Ratusan Nakes Datangi Kantor Pemkab Tebo, Tuntut Kepastian Status PPPK Paruh WaktuRatusan Nakes Datangi Kantor Pemkab Tebo, Tuntut Kepastian Status PPPK Paruh Waktu (Dok. Istimewah)

JAMBI – Ratusan tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Tebo menggelar aksi unjuk rasa di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Tebo. Mereka menuntut kepastian status dan pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Para tenaga kesehatan yang tergabung dalam kategori R4 datang dengan membawa spanduk dan poster berisi tuntutan. Mereka menyuarakan kekecewaan karena sudah bertahun-tahun mengabdi, namun hingga kini belum ada kepastian mengenai pengangkatan menjadi PPPK paruh waktu.

Baca juga: Tampilan Islamic Centre Batang Hari pada Pembangunan Tahap Kedua

“Kami sudah lama mengabdi, bahkan ada yang belasan tahun, tapi status kami tidak pernah jelas. Kami berharap pemerintah tidak menutup mata terhadap perjuangan dan pengabdian kami,” ujar Lia, salah seorang tenaga kesehatan yang ikut dalam aksi tersebut. Rabu, (17/09/2025).

Massa yang berkumpul sempat melakukan orasi di halaman kantor bupati. Tak lama kemudian, mereka diarahkan menuju gedung utama DPRD Kabupaten Tebo untuk menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama anggota dewan dan perwakilan pemerintah daerah.

Baca juga: BPK Setop Retribusi Penumpang dan Kendaraan di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal

Ketua DPRD Tebo, Khalis Mustiko, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengawal aspirasi para tenaga kesehatan. “Kami mendengar langsung keluhan tenaga kesehatan hari ini. DPRD akan mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mencari solusi terbaik, agar mereka dapat segera diakomodasi dalam skema PPPK paruh waktu,” tegasnya. Rabu, (17/09/2025).

Menurut data sementara, ada sekitar 200 bidan desa dan tenaga kesehatan lain di Kabupaten Tebo yang belum terakomodasi dalam skema PPPK paruh waktu. Kondisi ini dinilai tidak sejalan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan di lapangan yang semakin meningkat.

Baca juga: Judi Online Marak di Jambi, Polisi Imbau Warga Waspada

“Kami butuh kepastian status. Jangan sampai pengabdian kami dianggap sebelah mata. Kami ingin ada kejelasan, apakah kami bisa diangkat sebagai PPPK atau tidak,” tambah Lia mewakili rekan-rekannya.

Aksi unjuk rasa ini berjalan tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Para tenaga kesehatan berharap hasil rapat bersama DPRD Tebo dapat membawa titik terang atas tuntutan mereka, sehingga ada kejelasan status yang bisa meningkatkan kesejahteraan sekaligus semangat dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Ratusan Nakes Datangi Kantor Pemkab Tebo, Tuntut Kepastian Status PPPK Paruh Waktu

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!