JAMBI - Memasuki tahun kelulusan, banyak pelajar SMA dan SMK di Provinsi Jambi mulai telah dilema menentukan arah masa depan. Kuliah di universitas reguler sering kali yang membentur kekhawatiran terkait biaya maupun sulitnya mencari pekerjaan setelah lulus. Sebagai solusinya, melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi ikatan dinas atau sekolah kedinasan menjadi jalur emas yang kian diminati di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
Baca juga: 250 Peserta Lolos Ikut Bimbel Sekolah Kedinasan Gratis oleh Pemprov Papua Tengah
Selain menawarkan fasilitas kuliah gratis 100%, sekolah kedinasan telah memberikan jaminan ikatan dinas. Artinya, setelah lulus Anda bisa langsung diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS. Menariknya lagi, peluang ini tidak hanya terbuka untuk lulusan SMA, melainkan juga bagi lulusan SMK dengan kompetensi keahlian tertentu.
Bagi putra-putri Jambi yang siap berkompetisi, berikut adalah daftar sekolah kedinasan terbaik yang ramah bagi lulusan SMA maupun SMK:
Setiap instansi kedinasan memiliki kebijakan tersendiri terkait latar belakang pendidikan pendaftar. Berikut adalah beberapa sekolah kedinasan favorit yang membuka pintu lebar-lebar bagi lulusan SMA dan SMK:
a. Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan (Kemenhub)
Kementerian Perhubungan telah menaungi banyak politeknik yang tersebar di bidang darat, laut, dan udara. Instansi ini merupakan salah satu yang paling ramah terhadap lulusan SMK karena sangat membutuhkan keahlian teknis.
b. Politeknik Imigrasi (Poltekim) & Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip)
Dua sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) ini bertugas untuk mencetak kader-kader ahli di bidang keimigrasian dan pemasyarakatan.
c. Politeknik Statistika STIS (Badan Pusat Statistik)
Jika Anda merupakan lulusan SMA atau SMK yang menyukai bidang pengolahan data, angka, dan teknologi informasi, STIS adalah pilihan terbaik.
d. PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara STAN)
Sekolah kedinasan milik Kementerian Keuangan ini membagi jalurnya telah menjadi jalur reguler, afirmasi, dan pembibitan.
e. IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber