Gambaran kumpulan bunga (pinterest)
JAMBI - Provinsi Jambi telah dianugerahi kekayaan alam yang luar biasa. Terbentang dari pesisir timur hingga sampai jajaran pegunungan Bukit Barisan di barat, Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah yang menyimpan surga botani yang melimpah. Di dalam kawasan hutan tropisnya yang termasuk Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) dengan tumbuh berbagai flora asli dan endemik yang tidak hanya menjaga keseimbangan ekosistem, tetapi juga menyimpan sejuta manfaat bagi kehidupan manusia.
Baca juga: Pesona Bunga,pohon Nibung Maskot Resmi Provinsi Riau yang Wajib Kamu Tahu
Mari kita jelajahi beberapa flora asli Jambi yang paling ikonik beserta potensi dan khasiat luar biasa yang dikandungnya:
Tak banyak yang tahu bahwa Provinsi Jambi juga memiliki flora identitas resmi berupa Durian Daun. Berbeda dengan durian konsumsi pada umumnya, pohon durian daun adalah spesies pohon hutan belantara yang bisa tumbuh menjulang hingga puluhan meter.
Memiliki bentuk daun yang khas dan buah yang cenderung bulat kecil dengan duri yang sangat panjang dan rapat. Selain buahnya yang eksotis dan menjadi bagian dari keanekaragaman plasma nutfah, kayu dari pohon Durian Daun yang memiliki kualitas yang baik untuk bahan bangunan ringan. Di samping itu, keberadaan pohon ini sangat krusial sebagai pakan alami bagi satwa liar penghuni hutan Jambi.
Kayu Bulian atau yang sering dikenal sebagai kayu ulin/kayu besi adalah salah satu pohon asli yang menjadi kebanggaan masyarakat Jambi. Pohon ini tumbuh subur di hutan dataran rendah Jambi, termasuk di kawasan konservasi dan hutan adat.
Memiliki serat yang sangat padat, sangat berat, dan tahan terhadap perubahan cuaca ekstrem maupun serangan rayap.Secara tradisional, kayu bulian merupakan material utama pembuatan rumah panggung adat Jambi karena kekuatannya yang bisa bertahan hingga sampai ratusan tahun. Selain untuk konstruksi berat dan jembatan, secara ekologis akar pohon bulian yang berfungsi sebagai penahan erosi tanah hutan yang sangat efektif.
Tanaman yang tumbuh di lantai hutan tropis dataran rendah Jambi, termasuk di kawasan TNBT yang dijaga oleh masyarakat adat seperti Suku Anak Dalam (SAD), yaitu Pasak Bumi.
Tumbuhan yang berbentuk pohon kecil yang tumbuh tegak tanpa cabang atau minim cabang, dengan akar tunggang yang menghujam dalam ke tanah. Akar pasak bumi telah lama digunakan secara turun-temurun oleh masyarakat pedalaman Jambi yang digunakan untuk membuat obat herbal serbaguna. Kandungan senyawa aktif di dalamnya berkhasiat sebagai penambah stamina, penurun demam alami (antipiretik), obat malaria, hingga sampai menjaga imunitas tubuh.
Bergeser ke wilayah dataran tinggi di Kabupaten Kerinci, Jambi juga memiliki kekayaan anggrek alam yang sangat memukau, salah satunya yaitu Anggrek Kantung.
Memiliki bentuk kelopak bawah yang menyerupai kantung atau selop dengan perpaduan warna corak yang sangat indah dan unik. Spesies ini juga memiliki nilai estetika dan ekonomi yang sangat tinggi di dunia botani internasional sebagai tanaman hias premium. Perlindungan terhadap anggrek ini telah menjadi magnet bagi sektor ekowisata dan penelitian botani global di Jambi.
Baca juga: Bukan Anggrek Biasa, Ini Bunga Khas Sultra yang Menjadi Identitas Resmi Sulawesi Tenggara
Kekayaan botani Jambi ini bukan hanya sekadar daftar tanaman, melainkan sebuah ekosistem hidup yang mengidupi masyarakat di sekitarnya. Pemanfaatan yang bijak, penghentian perambahan hutan ilegal, serta pengembangan budidaya lokal menjadi kunci agar flora asli Jambi ini tidak hanya untuk menjadi catatan sejarah di masa depan, melainkan terus membawa manfaat bagi generasi mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber