Gambaran salah satu situs sejarah di Indonesia (pinterest)
JAMBI - Provinsi Jambi telah menyimpan lembaran sejarah yang sangat panjang dan gemilang di Pulau Sumatra. Jauh sebelum era modern, bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah adalah pusat peradaban, perdagangan maritim, hingga pusat keagamaan yang disegani di Asia Tenggara. Berbagai kerajaan besar, mulai dari Kerajaan Melayu Kuno, Kerajaan Sriwijaya, hingga Kesultanan Jambi, pernah menancapkan pengaruhnya di tanah ini.
Baca juga: Menelusuri Jejak Sejarah! Daftar Peninggalan Kerajaan Gunung Sahilan di Provinsi Riau
Jejak-jejak kejayaan masa lalu itu tidak hilang ditelan zaman. Hingga sampai hari ini, berbagai situs purbakala dan peninggalan arkeologis masih berdiri kokoh dan telah menjadi bukti bisu kemegahan sejarah Jambi.
Bagi Anda yang ingin melakukan wisata sejarah maupun memperdalam wawasan masa lalu, berikut adalah daftar kumpulan situs peninggalan kerajaan di wilayah Jambi yang wajib Anda ketahui:
Gambaran Kawasan Candi Muaro Jambi (agussiswoyo.com)
Ini merupakan mahakarya arkeologi paling fenomenal di Provinsi Jambi, bahkan di Asia Tenggara. Terbentang sepanjang 12 kilometer di tepian Sungai Batanghari, Kabupaten Muaro Jambi, kompleks ini diduga kuat adalah pusat peradaban Kerajaan Melayu Kuno dan pusat pendidikan agama Buddha pada masa kemasan Kerajaan Sriwijaya.
Peninggalan sejarah ini merupakan kawasan kompleks percandian batur bata merah yang luas. Terdapat beberapa candi seperti Candi Gumpung, Candi Tinggi, Candi Kembar Batu, Candi Kedaton, dan Candi Astano. Selain bangunan candi, di kawasan ini juga ditemukan struktur kanal-kanal kuno buatan manusia yang dulunya berfungsi sebagai jalur transportasi air dan sistem pengelolaan air kerajaan.
Gambaran Situs Kompleks Makam Raja-Raja Jambi (jambiindependent.disway.id)
Bergeser ke arah masa berkembangnya Islam, tepatnya era Kesultanan Jambi, terdapat kompleks pemakaman sakral yang terletak di kawasan Danau Sipin, Kota Jambi. Tempat ini merupakan tempat peristirahatan terakhir bagi para penguasa yang pernah memimpin kesultanan.
Pada makam kuno ini dibentuk dengan arsitektur nisan khas Islam-Melayu. Salah satu yang paling terkenal di kompleks ini merupakan makam Sultan Thaha Syaifuddin (Sultan terakhir Kesultanan Jambi yang gugur sebagai pahlawan nasional saat melawan Belanda). Situs ini menjadi pusat ziarah sekaligus edukasi mengenai garis keturunan dan perjuangan bersenjata Kesultanan Jambi dalam mempertahankan wilayahnya.
Gambaran Kawasan Seberang Kota Jambi (tripadvisor)
Kawasan Seberang Kota Jambi adalah cikal bakal pusat pemerintahan dan kebudayaan Islam setelah pusat Kesultanan Jambi lama luluh lantak akibat perang. Wilayah ini dipenuhi oleh peninggalan berarsitektur Melayu-Islam yang sangat kental.
Terdapat rumah-rumah panggung kuno (Rumah Gede), masjid-masjid bersejarah, dan pesantren tua. Terdapat Masjid Batu Pangeran Wiroto Kusumo (salah satu masjid tertua yang dibangun oleh bangsawan Kesultanan Jambi) dan puing-puing benteng pertahanan. Menyusuri Sekoja yang memberikan atmosfer seperti hidup di era kesultanan abad ke-19, dengan tata ruang pemukiman yang sangat menghargai aliran Sungai Batanghari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber