JAMBI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi terus bergerak merealisasikan target Program Strategis Nasional di bidang pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat. Langkah konkret diwujudkan dengan pengajuan usulan pembangunan tiga Sekolah Rakyat baru di sejumlah lokasi strategis di Provinsi Jambi.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jambi, Agus Sunaryo, mengatakan bahwa usulan pembangunan tiga sekolah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemprov untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang masih terbatas sarana pendidikannya.
Baca juga: Dukcapil Sebut Stok Blangko e-KTP Aman, Tersedia Lebih dari 4.000 Blangko
“Usulan pembangunan tiga Sekolah Rakyat baru ini menjadi bentuk upaya nyata Pemprov Jambi dalam mendekatkan layanan pendidikan bagi masyarakat. Kami berharap langkah ini bisa menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini belum memiliki fasilitas pendidikan yang memadai,” ujar Agus Sunaryo. Senin (10/11/2025).
Adapun tiga lokasi yang diusulkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat baru berada di kawasan SMK Titian Teras Bebeko, Bumi Perkemahan Sungai Gelam, dan SMK Pertanian Pembangunan. Ketiganya dipilih karena memiliki keterpaduan dengan jenjang pendidikan lain di sekitarnya. Kawasan Titian Teras Bebeko misalnya, akan terintegrasi dengan 7 SMA, 11 SMP, dan 28 SD di wilayah terdekat.
Baca juga: Pemprov Jambi Pacu Pembangunan SPPG Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Sementara itu, kawasan Bumi Perkemahan Sungai Gelam akan terhubung dengan 3 SMA, 7 SMP, dan 9 SD di sekitarnya, sedangkan kawasan SMK Pertanian Pembangunan terintegrasi dengan 3 SMA, 9 SMP, dan 19 SD. Konsep ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarjenjang pendidikan di daerah tersebut.
Agus menambahkan, konsep Sekolah Rakyat sejatinya sudah diterapkan di Provinsi Jambi, namun pelaksanaannya masih perlu dioptimalkan.
“Contohnya, Sekolah Rakyat Mandiri (SRMA) Kota Jambi saat ini baru memiliki empat rombongan belajar jenjang SMA. Begitu pula Sekolah Rakyat Terintegrasi 13 di Tanjung Jabung Timur yang baru memiliki dua rombongan belajar untuk jenjang SMP dan SMA,” jelasnya.
Baca juga: Musim Panas Masih Melanda Tebo, Puluhan Hotspot Kembali Muncul
Langkah Pemprov ini juga disambut baik oleh sejumlah pemerintah kabupaten. Setidaknya empat kabupaten di Jambi — Batanghari, Tebo, Sarolangun, dan Tanjung Jabung Barat — telah mengajukan usulan serupa untuk pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah masing-masing.
Dijelaskan Agus, seluruh biaya pembangunan Sekolah Rakyat ini akan ditanggung oleh pemerintah pusat melalui anggaran pendidikan nasional. Empat titik lokasi yang diusulkan antara lain berada di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Muaro Bulian (Batanghari), Desa Sungai Alai, Kecamatan Tebo Tengah (Tebo), Desa Rantau Tenang, Kecamatan Pelawan (Sarolangun), dan Desa Bram Itam Raya, Kecamatan Bram Itam (Tanjab Barat).
“Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan keterlibatan kabupaten/kota, kami optimistis program Sekolah Rakyat ini akan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Jambi,” tutup Agus Sunaryo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan