Rabu, 24 SEPTEMBER 2025 • 00:08 WIB

Harga Daging Ayam dan Ikan Laut Naik Drastis di Muaro Jambi

Author

    Harga Daging Ayam dan Ikan Laut Naik Drastis di Muaro Jambi (Dok. Istimewah)

    JAMBI – Harga daging ayam potong dan ikan laut di Kabupaten Muaro Jambi kembali mengalami kenaikan signifikan dalam sepekan terakhir. Kondisi ini membuat para pedagang dan masyarakat resah, lantaran kenaikan harga dinilai terlalu cepat dan memberatkan daya beli.

    Harga daging ayam potong di Pasar Tradisional Sengeti kini dijual Rp42 ribu per kilogram. Padahal, harga sebelumnya hanya Rp38 ribu per kilogram. Kenaikan Rp4 ribu dalam waktu singkat ini diduga dipicu oleh tingginya harga pakan ayam serta berkurangnya stok ayam dari peternak.

    Baca juga: Banyak Perusahaan di Tanjab Barat Belum Kantongi Izin Pemanfaatan Air Tanah

    Salah seorang pedagang ayam, Sukarman, mengaku pasokan ayam yang diterimanya berkurang. Biasanya ia mendapat pasokan hingga dua pikul per hari, namun kini hanya sekitar 1,5 pikul. Menurutnya, kondisi ini berimbas pada penjualan yang semakin sepi karena konsumen keberatan dengan harga tinggi.

    “Biasanya saya dapat dua pikul per hari, tapi sekarang hanya satu setengah pikul. Harga naik, pembeli jadi sepi. Kami berharap pemerintah bisa membantu menstabilkan harga supaya masyarakat bisa membeli lagi,” ujar Sukarman, pedagang ayam di Pasar Sengeti, Selasa, (23/09/2025).

    Baca juga: Kronologi Tenggelamnya Idris di Pelabuhan Pasir Sungai Batanghari

    Tak hanya daging ayam potong, harga ikan laut juga mengalami kenaikan. Ikan sarden yang sebelumnya dijual Rp33 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp38 ribu. Sementara ikan sare dari Rp30 ribu per kilogram kini dipasarkan Rp35 ribu. Kenaikan ini membuat banyak pembeli mengurangi belanja mereka.

    Para nelayan mengaku kenaikan harga ikan laut terjadi akibat cuaca buruk yang membuat mereka tidak berani melaut.

    “Kalau cuaca jelek, banyak nelayan yang memilih tidak melaut. Akhirnya stok ikan menurun, harga pun naik,” ujar salah seorang nelayan yang ditemui di kawasan Muaro Jambi.

    Baca juga: Pemkot Jambi Butuh 30 Dump Truck Tambahan untuk Optimalkan Pengangkutan Sampah

    Selain ikan laut, kenaikan harga juga terjadi pada ikan air tawar. Salah satunya ikan nila yang kini dijual Rp38 ribu per kilogram, dari harga sebelumnya Rp34 ribu. Kondisi ini semakin menekan masyarakat yang biasa mengandalkan ikan dan ayam sebagai sumber protein utama.

    Masyarakat berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga bahan pangan, terutama menjelang musim penghujan. Jika dibiarkan berlarut-larut, kenaikan harga daging ayam dan ikan dikhawatirkan akan berdampak lebih besar terhadap ekonomi rumah tangga.

    Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

    Sumber: Liputan

    Author

    Rudiansyah

    ZCreators
    TERPOPULER
    TAG POPULER
    BERITA TERKAIT
    BERITA TERBARU