JAMBI — Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Kuala Tungkal terus menggencarkan penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Pasalnya, Bulog menargetkan penjualan beras SPHP sepanjang tahun 2025 dapat mencapai 2.130 ton.
Kepala Cabang Bulog Kuala Tungkal, Reny Lelianda, mengatakan hingga saat ini realisasi penjualan beras SPHP baru mencapai sekitar 600 ton. Angka tersebut masih jauh dari target tahunan, namun pihaknya tetap optimis target dapat tercapai.
Baca juga: BPK Setop Retribusi Penumpang dan Kendaraan di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal
“Target penjualan beras SPHP tahun ini sebanyak 2.130 ton. Sampai sekarang baru terealisasi 600 ton. Tapi kami optimis bisa tercapai karena penjualannya terus digencarkan,” ungkap Reny Lelianda, Senin (15/9/2025).
Ia menjelaskan, penjualan beras SPHP tidak hanya dilakukan oleh Bulog, tetapi juga didukung oleh berbagai pihak, seperti TNI dan Polri melalui giat Gerakan Pangan Murah. Keterlibatan aparat tersebut dinilai membantu mempercepat distribusi dan penyerapan beras SPHP di tengah masyarakat.
Baca juga: Maba Untag Surabaya Pecahkan Rekor MURI Lewat Komik AI Bertema Patriotisme
“Penjualan SPHP ini juga rutin dilakukan oleh Polri dan TNI dalam kegiatan pasar murah. Selain itu, Rumah Pangan Kita (RPK) juga berperan aktif menjual beras SPHP agar mudah dijangkau masyarakat,” tambahnya.
Reny menyebut stok beras SPHP di gudang Bulog Kuala Tungkal masih sangat mencukupi. Setiap mitra penjualan, termasuk RPK, diberikan jatah hingga dua ton untuk dipasarkan, bahkan bisa ditambah bila permintaan masyarakat meningkat.
Baca juga: Stasiun Lempuyangan Kini Tambah Kapasitas Parkir, Bisa Tampung Lebih dari 800 Sepeda Motor
“Stok SPHP di gudang selalu tersedia. Untuk mitra, kami jatah dua ton per kali pengambilan, tetapi bisa lebih jika penjualan ramai dan cepat habis. Prinsipnya, SPHP wajib selalu ada di masyarakat,” jelasnya.
Meski masih di angka 600 ton, Reny tetap yakin target penjualan 2.130 ton akan terealisasi tahun ini. “Kami optimis, baik di Tanjab Barat maupun Tanjab Timur, penjualan SPHP terus berjalan dan dipastikan target akan segera tercapai,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan