Senin, 01 SEPTEMBER 2025 • 21:48 WIB

Kesaksian Pedagang Sekitar Saat Demo Ricuh di DPRD Provinsi Jambi

Author

Kesaksian Pedagang Sekitar Saat Demo Ricuh di DPRD Provinsi Jambi (Dok. Istimewa)

JAMBI – Kericuhan saat demonstrasi di Gedung DPRD Provinsi Jambi beberapa waktu lalu, tidak hanya berdampak pada fasilitas kantor dewan. Para pedagang yang berjualan di sekitar lokasi juga ikut merasakan mencekamnya situasi saat ribuan massa melakukan aksi.

Sebagian pedagang mengaku ketakutan, bahkan ada yang memilih untuk menyetok dagangan dalam jumlah terbatas. Mereka khawatir kerusuhan akan merembet hingga ke kios atau lapak tempat mereka mencari nafkah.

Baca juga: Tiga Kendaraan Terbakar Dalam Aksi Massa di Kantor Kejaksaan Tinggi Jambi

Seorang pemilik rumah makan, R (nama disamarkan), menuturkan dirinya terpaksa mengurangi aktivitas usaha di hari demo. Ia khawatir jika massa semakin beringas, usahanya bisa ikut menjadi sasaran.

“Saya tetap buka, tapi stok sedikit saja. Takut nanti kalau rusuh, kita yang rugi,” ujarnya. Senin, (01/09/2025).

Hal serupa disampaikan S, pemilik toko kelontong di kawasan Telanaipura. Ia mengaku sempat was-was saat melihat massa merusak pagar depan gedung DPRD. Namun rasa khawatir itu sedikit berkurang ketika aparat kepolisian dan sejumlah mahasiswa ikut melindungi dagangan mereka. 

“Waktu massa mulai dorong pagar, aparat sama mahasiswa langsung amankan kami. Alhamdulillah tidak sampai kena ke toko,” katanya.

Baca juga: Ricuh! Demo di DPRD Jambi Berujung Bentrok, Mobil Terbakar dan Sejumlah Orang Terluka

Willy, pedagang lainnya, justru merasa aman karena ada perlindungan dari pihak keamanan maupun mahasiswa yang mengenakan almamater universitas. Menurutnya, omset di hari itu tidak terlalu terganggu meskipun suasana ricuh.

“Syukurnya aparat sama mahasiswa pasang badan, jadi barang dagangan aman. Jualan tetap jalan, tidak ada kerugian besar,”ungkap Willy.

Aksi solidaritas mahasiswa yang ikut membantu aparat dalam melindungi pedagang di sekitar lokasi demo menjadi catatan tersendiri. Kehadiran mereka membuat sebagian pedagang tetap percaya diri untuk berjualan meski kondisi tidak menentu.

Baca juga: Perum Bulog Cabang Sungai Penuh-Kerinci Siap Serap Gabah dari Petani untuk Stabilkan Harga Pangan

Meski demikian, para pedagang berharap agar demonstrasi ke depan bisa berlangsung damai. Mereka menilai aspirasi tetap bisa disampaikan tanpa harus merugikan masyarakat yang tidak terlibat langsung. 

“Kalau demo damai, semua bisa tertib. Tidak ada yang dirugikan. Kita tetap bisa cari nafkah,” harap Willy.

Diketahui, kericuhan di DPRD Provinsi Jambi dipicu aksi unjuk rasa besar-besaran terkait isu kenaikan gaji anggota DPRD dan tewasnya seorang pengemudi ojek online di Jakarta. Hingga kini, aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga sebagai provokator kerusuhan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author

Rudiansyah

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU