Mobil Dinas Terbakar Saat Demo di DPRD Jambi, Damkar Turun Tangan (Dok. Istimewa)
JAMBI — Aksi unjuk rasa yang digelar di depan Gedung DPRD Provinsi Jambi kembali berujung ricuh. Dalam kerusuhan yang terjadi, massa aksi terlibat bentrok dengan aparat kepolisian dan berhasil membakar satu unit mobil dinas yang terparkir di kawasan kantor DPRD.
Kericuhan pecah saat massa yang memadati halaman Gedung DPRD Provinsi Jambi melampiaskan kemarahan mereka dengan merusak dan membakar kendaraan dinas yang terparkir di area tersebut. Tak hanya berhenti pada satu unit, massa juga mencoba mengincar mobil lainnya yang terparkir di dekat gedung. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan oleh petugas yang sigap mengamankan kendaraan dan mencegah lebih banyak kerusakan.
Baca juga: Ricuh! Demo di DPRD Jambi Berujung Bentrok, Mobil Terbakar dan Sejumlah Orang Terluka
Mendapatkan laporan dari masyarakat terkait kebakaran tersebut, petugas Damkar Kota Jambi segera merespons dengan cepat. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandi, menyatakan bahwa sebanyak 15 personel dan 2 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan kobaran api yang membakar mobil dinas tersebut.
"Saat menerima laporan kebakaran, kami langsung turun ke lokasi dengan kekuatan penuh. Kami selalu siaga di area tersebut untuk memastikan tidak ada kebakaran susulan yang dapat merusak aset pemerintah atau memperburuk situasi yang sudah sangat tegang," jelas Mustari Affandi dalam pernyataan resminya.
Baca juga: Demo DPRD Jambi, Massa Tuntut Keadilan atas Korban Terlindas Barracuda Polisi di DPR-RI
Dengan langkah cepat, Damkar Kota Jambi berhasil memadamkan api yang membakar mobil dinas tersebut. Meski begitu, kondisi mobil sudah sangat mengenaskan dan tidak dapat diselamatkan. Mobil tersebut tampak hangus terbakar, meninggalkan puing-puing sisa kebakaran di area parkir gedung.
Beruntung, setelah upaya pemadaman api selesai, situasi di sekitar Gedung DPRD Jambi kembali terkendali meskipun massa masih bertahan di luar area gedung. Petugas kepolisian dan aparat keamanan lainnya terus berjaga untuk mengantisipasi potensi kerusuhan lebih lanjut, sambil memastikan bahwa kondisi di sekitar gedung legislatif tetap aman.
Baca juga: Perum Bulog Cabang Sungai Penuh-Kerinci Siap Serap Gabah dari Petani untuk Stabilkan Harga Pangan
Polisi dan aparat keamanan tetap memperketat pengamanan di sekitar gedung legislatif, sambil mengimbau agar massa aksi tetap tenang dan tidak melakukan tindakan lebih lanjut yang dapat merugikan. Pihak kepolisian berjanji untuk terus memantau situasi dan menindak tegas bagi siapa pun yang mencoba memicu kerusuhan lebih lanjut.
Aksi demonstrasi ini sendiri merupakan bentuk protes terhadap insiden tragis yang terjadi di Jakarta, di mana seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, tewas terlindas oleh mobil taktis milik Brimob dalam aksi yang berlangsung di depan Gedung DPR-RI. Massa aksi di Jambi menuntut keadilan bagi korban dan desakan keras agar DPR segera dibubarkan.
Baca juga: 134 Koperasi Merah Putih di Tanjab Barat Siap Dukung Ekonomi Lokal
Para pengunjuk rasa juga mendesak DPRD Jambi untuk lebih responsif terhadap isu-isu yang berkembang di masyarakat, khususnya dalam hal transparansi dan keadilan. Mereka mengingatkan bahwa ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan legislatif harus segera ditindaklanjuti.
Dengan situasi yang masih tegang, pihak berwenang terus berupaya menjaga agar aksi ini tidak berkembang menjadi lebih buruk, sementara massa terus menuntut hak mereka dan menuntut keadilan untuk korban yang tewas di Jakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan