Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 06 OKTOBER 2025 • 23:09 WIB

Anak Korban Begal Di Kota Jambi Kesulitan Biaya Berobat

Anak Korban Begal Di Kota Jambi Kesulitan Biaya BerobatAnak Korban Begal Di Kota Jambi Kesulitan Biaya Berobat (Dok. Istimewah)

JAMBI – Nasib malang dialami seorang anak berusia 13 tahun di Kelurahan Jelutung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Ia menjadi korban pembegalan dan menderita luka serius di bagian kaki. Akibat luka parah tersebut, jari kaki kirinya harus diamputasi dan kini korban masih menjalani perawatan lanjutan di rumah.

Di tengah kondisi kritis itu, keluarga korban mengaku kesulitan membiayai pengobatan. Meski telah memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), namun surat tersebut hanya dapat digunakan dua kali sehingga pengobatan korban tidak bisa dilanjutkan hingga sembuh total.

Baca juga: Imbas Pemangkasan Anggaran 2026, Dinas Pupr Tanjabbarat Sesuaikan Anggaran Untuk Lengkapi Fasilitas Porprov

Kondisi ini kemudian menarik perhatian anggota DPRD Kota Jambi, Ruby Salam. Setelah menerima aduan dari warga, Ruby langsung mendatangi rumah korban untuk melihat situasi secara langsung. Menurutnya, kondisi korban sangat memprihatinkan karena luka di bagian kaki sudah membusuk akibat terlambat mendapatkan penanganan medis.

“Saya sudah melihat langsung kondisi korban, dan memang sangat memprihatinkan. Luka di bagian kakinya sudah parah dan perlu segera mendapatkan penanganan medis lanjutan di rumah sakit,” ujar Ruby Salam, anggota DPRD Kota Jambi. Senin, (06/10/2025).

Baca juga: Kapal Terbalik Di Tanjab Timur, Satu ABK Terjebak Di Lambung — Dievakuasi Secara Dramatis

Ruby menegaskan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi dan Pemerintah Kota Jambi agar korban mendapat perawatan penuh hingga sembuh. Ia juga meminta perhatian dari Pemerintah Provinsi Jambi dan pihak Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher untuk membantu pembiayaan pengobatan korban.

“Kami akan mendorong agar korban mendapat fasilitas pengobatan gratis sampai sembuh. Ini menyangkut kemanusiaan, jangan sampai karena masalah biaya, nyawa anak ini terancam,” tambah Ruby.

Baca juga: Kondisi Objek Wisata Pantai Pasir Panjang di Kerinci Memprihatinkan

Sementara itu, kakek korban, Darlis, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang telah diberikan oleh anggota dewan. Namun, ia berharap pemerintah dapat segera memberikan bantuan agar cucunya bisa dirawat kembali di rumah sakit dan sembuh sepenuhnya.

“Saya berterima kasih kepada Pak Dewan yang sudah datang menjenguk cucu saya. Harapan kami, pemerintah bisa bantu biaya pengobatan supaya cucu saya cepat dirawat dan sembuh,” ujar Darlis.

Diketahui, kejadian pembegalan yang menimpa korban terjadi pada 16 September lalu di kawasan Handil Jaya, Kecamatan Jelutung. Pelaku tak dikenal menyerang korban saat sedang melintas, menyebabkan korban mengalami luka berat yang kini berdampak panjang terhadap

kondisinya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Anak Korban Begal Di Kota Jambi Kesulitan Biaya Berobat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!