Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 01 OKTOBER 2025 • 21:36 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Muara Tebo Manfaatkan Lahan Kosong Jadi Lumbung Pangan

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Muara Tebo Manfaatkan Lahan Kosong Jadi Lumbung PanganDukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Muara Tebo Manfaatkan Lahan Kosong Jadi Lumbung Pangan (Dok. Istimewah)

JAMBI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Berbagai lahan kosong di lingkungan lapas kini dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian, peternakan, hingga perikanan.

Di area lahan ketahanan pangan Lapas Muara Tebo, hamparan tanaman jagung, cabai, dan timun tumbuh subur di atas lahan yang sebelumnya tidak termanfaatkan. Selain sektor pertanian, lapas juga mengembangkan peternakan ayam petelur dan budidaya ikan sebagai bentuk diversifikasi produksi pangan.

Baca juga: Timbunan Sampah Meningkat, Pemkot Jambi Bentuk Tim Penanganan di Kecamatan

Sejauh ini, hasil dari program ketahanan pangan tersebut mulai terlihat. Timun yang ditanam beberapa bulan lalu sudah mulai dipanen, sementara peternakan ayam petelur juga mulai menghasilkan telur yang bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Kepala Lapas Muara Tebo, Refin Tua Simanullang, mengatakan bahwa program ketahanan pangan ini tidak hanya berfokus pada ketersediaan pangan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan bagi warga binaan. Melalui kegiatan pertanian dan peternakan, para narapidana memperoleh keterampilan praktis yang dapat berguna setelah bebas.

Baca juga: 3.458 Siswa di Tungkal Ilir Terima Program Makan Bergizi Gratis

“Program ketahanan pangan ini bukan hanya soal mendukung ketersediaan pangan, tapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan agar mereka siap mandiri setelah keluar dari lapas,” ujar Refin, Rabu, (01/10/2025).

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jambi, Hidayat, yang hadir dalam kegiatan launching sarana asimilasi dan edukasi sentra ketahanan pangan serta penandatanganan nota kesepahaman, menegaskan bahwa program tersebut mengandung nilai lebih dari sekadar ketahanan pangan.

Baca juga: Damkar Kota Jambi Evakuasi Jari Siswa SMP yang Terjebak di Kursi Sekolah

“Program ini bukan hanya tentang ketahanan pangan, tetapi juga tentang pembinaan mental, kemandirian, dan persiapan warga binaan untuk kembali ke masyarakat,” tegas Hidayat.

Dengan dukungan pemerintah daerah, kolaborasi lintas sektor, dan semangat warga binaan, Lapas Muara Tebo bertekad menjadikan sentra ketahanan pangan ini sebagai contoh positif dalam membangun kemandirian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tebo. Program ini menjadi bukti bahwa pembinaan narapidana dapat berjalan produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Muara Tebo Manfaatkan Lahan Kosong Jadi Lumbung Pangan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!