JAMBI — Kasus HIV di Kota Jambi menunjukkan angka yang perlu menjadi perhatian bersama. Sepanjang tahun 2025, dari total 15.700 warga yang menjalani pemeriksaan atau skrining HIV, sebanyak 167 orang dinyatakan positif terinfeksi virus HIV.
Dinas Kesehatan Kota Jambi mencatat, skrining Human Immunodeficiency Virus (HIV) tersebut dilakukan di seluruh fasilitas layanan kesehatan yang ada di Kota Jambi. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini guna menekan laju penularan di masyarakat.
Dari total 167 kasus baru yang ditemukan, sebanyak 86 orang diketahui tertular melalui hubungan seksual sesama jenis laki-laki. Data ini menjadi salah satu fokus perhatian dalam penyusunan strategi pencegahan dan edukasi kesehatan masyarakat.
Dengan temuan terbaru tersebut, jumlah kumulatif penderita HIV di Kota Jambi kini mencapai 1.423 orang. Angka ini terus dipantau secara ketat untuk mencegah penularan lebih luas, terutama melalui hubungan seksual berisiko.
Baca juga: Solar Langka, Nelayan Kuala Tungkal Banyak Terpaksa Libur Melaut
Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Jambi, Rini Kartika, mengatakan bahwa pemerintah terus memperkuat langkah pencegahan melalui edukasi dan pemeriksaan kesehatan. Ia menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan HIV.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak takut melakukan tes HIV. Deteksi dini sangat membantu dalam pencegahan penularan dan memungkinkan pengobatan dilakukan lebih cepat,” ujar Rini Kartika. Jum'at, (26/12/2025).
Baca juga: Polres Kerinci Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak Disertai Pembawaan Senjata Tajam
Menurutnya, penderita HIV yang terdeteksi lebih awal dapat segera menjalani terapi antiretroviral, sehingga kualitas hidup tetap terjaga dan risiko penularan kepada orang lain dapat ditekan secara signifikan.
Pemerintah Kota Jambi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup sehat serta menjauhi aktivitas berisiko penularan. Selain itu, kolaborasi dengan berbagai pihak terus dilakukan guna menekan angka penyebaran HIV di Kota Jambi.
Dinas Kesehatan Kota Jambi berharap upaya pencegahan yang dilakukan secara berkelanjutan, disertai kesadaran dan partisipasi masyarakat, dapat mengendalikan kasus HIV dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi seluruh warga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan