JAMBI — Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi kembali melakukan evakuasi hewan berbahaya dari kawasan permukiman warga. Seekor ular sanca ditemukan warga di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Pall 5, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, pada Sabtu malam.
Kejadian tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Veren melalui layanan WhatsApp Damkar pada pukul 20.34 WIB. Laporan itu langsung ditindaklanjuti oleh petugas dengan mengerahkan tim penyelamatan ke lokasi kejadian.
Baca juga: Ketua DPRD Kota Jambi Tegaskan Polemik Zona Merah Kenali Dikawal Hingga Tuntas
Regu 4 Pleton 3 Mako diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 20.40 WIB dan tiba sekitar sepuluh menit kemudian. Petugas langsung melakukan persiapan evakuasi untuk memastikan keselamatan warga di sekitar lokasi penemuan ular sanca tersebut.
Proses evakuasi dipimpin oleh Danru 4 Pleton 3 Mako, Efendi, dengan melibatkan lima personel. Tim menggunakan armada Rescue APV dan dilengkapi berbagai peralatan pendukung seperti stick grib, lakban, serta alat pelindung diri (APD) lengkap.
Baca juga: Kesadaran Melapor Meningkat, Jambi Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, menjelaskan bahwa ular sanca tersebut berhasil diamankan dengan prosedur yang sesuai standar keselamatan.
“Ular berhasil ditangkap menggunakan stick grib, kemudian bagian mulutnya diamankan dengan lakban agar tidak membahayakan petugas maupun warga,” jelasnya. Sabtu, (20/12/2025).
Ia menambahkan, proses penanganan berlangsung aman dan terkendali tanpa menimbulkan korban maupun kerugian material. Selama evakuasi, warga diminta untuk menjaga jarak demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Baca juga: Inflasi Jambi November 2025 Capai 3,55 Persen, Kerinci Tertinggi dan Kota Jambi Terendah
Mustari Affandi juga mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada petugas apabila menemukan hewan liar atau berbahaya di lingkungan sekitar.
“Jangan mencoba menangani sendiri, segera laporkan agar bisa ditangani dengan aman oleh petugas,” ujarnya.
Operasi evakuasi tersebut berlangsung selama kurang lebih dua puluh lima menit dan dinyatakan selesai pada pukul 21.23 WIB. Setelah memastikan kondisi di lokasi aman, seluruh personel Damkartan kembali ke Mako.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan