Rabu, 27 AGUSTUS 2025 • 23:53 WIB

Masih Kekurangan Guru Mapel, Hanya 45 Guru Lulus PPPK Tahap II di Tanjab Barat

Author

Masih Kekurangan Guru Mapel, Hanya 45 Guru Lulus PPPK Tahap II di Tanjab Baruat (Dok. Istimewa)

JAMBI – Kebutuhan tenaga pendidik di Kabupaten Tanjung Jabung Barat masih belum terpenuhi secara optimal. Meskipun pemerintah daerah telah membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi guru sejak tahun 2024, nyatanya hingga saat ini jumlah guru yang lulus seleksi masih jauh dari kebutuhan ideal.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tanjab Barat, Eva Lidiarti, menjelaskan bahwa dari total 150 formasi yang dibuka pada tahap I tahun 2024 lalu, hanya 57 orang yang dinyatakan lulus. Sementara itu, pada tahap II di tahun 2025 ini, jumlah guru yang lulus bertambah sebanyak 45 orang.

“Artinya, dari dua tahap yang sudah berjalan, baru 102 guru yang dinyatakan lulus PPPK dari total formasi 150 orang. Masih ada kekurangan sekitar 48 formasi yang belum terisi,” ungkap Eva Rabu, (27/08/2025).

Baca juga: Jalan Nasional di Tanjab Barat Rusak Parah, Pemkab Lakukan Perbaikan Sementara

Salah satu formasi yang masih sangat dibutuhkan adalah guru Bimbingan Konseling (BK), yang hingga kini belum sepenuhnya terpenuhi. Menurut Eva, keterbatasan ini cukup berdampak pada distribusi tenaga pendidik, terutama untuk jenjang pendidikan menengah.

“Formasi guru BK memang jadi salah satu yang belum terisi maksimal. Padahal peran mereka sangat penting dalam mendampingi siswa, terutama dalam aspek non-akademik,” tambahnya.

Meski demikian, Disdikbud Tanjab Barat tetap mengoptimalkan tenaga guru honorer yang sudah ada di masing-masing sekolah. Para guru honorer ini diberdayakan dan diperbantukan sesuai dengan kebutuhan sekolah guna menutupi kekosongan formasi.

Baca juga: Kawasan Kumuh di Kota Jambi Meluas, Capai 968 Hektare

“Untuk sementara ini, guru honorer masih sangat dibutuhkan. Mereka tetap kami tempatkan di sekolah-sekolah sesuai kebutuhan, agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan lancar,” jelas Eva.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa 45 guru yang telah dinyatakan lulus PPPK pada tahap II saat ini masih menunggu proses penerbitan Surat Keputusan (SK) dan pelantikan resmi dari Bupati Tanjung Jabung Barat.

“Prosesnya sedang berjalan. Kami menunggu waktu pelantikan dan penyerahan SK secara resmi oleh Bupati. Mudah-mudahan bisa segera dilaksanakan dalam waktu dekat,” ucapnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga berharap agar pada seleksi PPPK mendatang, jumlah pelamar meningkat dan formasi yang kosong dapat terisi dengan guru-guru yang berkualitas dan berkompeten, guna menunjang mutu pendidikan di Tanjab Barat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author

Rudiansyah

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU