Jumat, 25 JULI 2025 • 17:36 WIB

Kampus UIN STS Jambi Telanai Terbakar, Warga Sekitar Panik Asap Tebal Membumbung Tinggi

Author

Kampus UIN STS Jambi Telanai Terbakar, Warga Sekitar Panik Asap Tebal Membumbung Tinggi (Dok. Rudiansyah)

JAMBI - Kebakaran hebat melanda kawasan Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi yang terletak di Telanaipura, Kota Jambi, pada Jumat (25/7/2025). Insiden tersebut menimbulkan kepanikan di lingkungan kampus maupun di permukiman sekitar, karena asap tebal membumbung tinggi dan terlihat dari kejauhan.

Peristiwa kebakaran ini diketahui terjadi sekitar pukul siang hari. Sumber api diduga berasal dari sebuah bangunan yang berdekatan dengan Klinik Pratama Apotek Sutha. Api dengan cepat menjalar ke gedung-gedung di sekitarnya, menghanguskan sejumlah fasilitas penting di lingkungan kampus tersebut.

Baca juga: Dua Warga Batanghari Ditangkap karena Bakar Hutan untuk Buka Lahan

Berdasarkan pantauan di lapangan, kobaran api telah melahap sejumlah unit usaha yang berada di kawasan strategis kampus, seperti tempat fotokopi yang biasa digunakan mahasiswa, Kantor Bank Syariah Indonesia (BSI), serta unit layanan Pegadaian. Ketiganya berperan penting dalam menunjang aktivitas akademik dan kebutuhan finansial civitas kampus.

Menanggapi kejadian tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi langsung bertindak cepat. Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dan 75 personel diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan api yang terus membesar. Proses evakuasi dan pengamanan dilakukan secara paralel untuk mencegah jatuhnya korban.

“Kami kerahkan 12 unit mobil pemadam dan 75 personel ke lokasi. Dugaan awal kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik di area tengah gedung,” jelas Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi, Doni Sumatriadi, saat ditemui di lokasi kejadian. Jumat (25/7/2025).

Baca juga: Polres Tanjab Barat Selidiki Kebakaran 20 Hektare Lahan Semi Gambut di Betara

Menurut Doni, faktor cuaca juga sangat berperan dalam cepatnya penyebaran api. Kondisi suhu udara yang panas, ditambah hembusan angin, membuat kobaran api lebih sulit dikendalikan. Hal ini memaksa petugas untuk melakukan upaya ekstra dalam menangani titik-titik api yang menyebar secara sporadis.

Petugas damkar pun harus bekerja keras hingga sore hari. Upaya pemadaman utama disusul dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api tersisa yang dapat memicu kebakaran susulan. Seluruh area yang terdampak disisir untuk memastikan keamanan pascakejadian.

Meski sejumlah fasilitas kampus mengalami kerusakan cukup parah, pihak berwenang menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran ini. Informasi tersebut menjadi kabar yang cukup melegakan di tengah kerusakan yang terjadi.

Baca juga: Karhutla Meluas, 5 Hektare Lahan Semi Gambut kembali Terbakar di Tanjab Barat

“Yang terpenting, tidak ada korban jiwa. Setelah api benar-benar padam, kami akan lakukan pendataan lebih lanjut,” tambah Doni. Pihak kampus dan petugas damkar akan melakukan koordinasi lanjutan guna menghitung estimasi kerugian dan menilai kondisi struktural bangunan terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak rektorat UIN STS Jambi terkait dampak kebakaran terhadap operasional kampus. Sementara itu, aparat kepolisian turut melakukan pengamanan di sekitar lokasi, untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author

Rudiansyah

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU