Perkiraan Cuaca Jambi Sepekan ke Depan: Cerah Berawan, Waspadai Potensi Karhutla (Dok. Istimewah)
JAMBI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di Provinsi Jambi selama sepekan ke depan, mulai dari tanggal 25 hingga 31 Oktober 2025, akan didominasi cuaca cerah berawan hingga berawan. Cuaca cerah diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah, termasuk Kota Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Batanghari, Muaro Jambi, dan Tebo.
Prakirawan BMKG Jambi, Lukita Theresia, menyampaikan bahwa meskipun sebagian besar wilayah akan mengalami cuaca cerah, terdapat potensi hujan ringan di sebagian kecil wilayah Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Bungo, terutama pada sore hingga malam hari.
“Kondisi atmosfer di wilayah Jambi secara umum masih relatif stabil, dengan dominasi awan menengah hingga tinggi tanpa indikasi pembentukan awan hujan signifikan,” ujarnya. Rabu, (29/10/2025).
Baca juga: Penemuan Tulang Berukuran Besar Hebohkan Warga Tanjab Barat
BMKG mencatat bahwa secara keseluruhan, cuaca kering masih mendominasi sebagian besar wilayah Jambi. Hal ini menyebabkan suhu udara cenderung terasa panas di siang hari, dengan kisaran suhu antara 23 hingga 34 derajat Celcius. Kondisi ini juga berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan apabila masyarakat tidak berhati-hati.
Sementara itu, untuk kondisi perairan di wilayah Provinsi Jambi, BMKG memprakirakan tinggi gelombang laut berada pada kisaran 0,1 hingga 1,25 meter. Gelombang tersebut tergolong rendah dan aman untuk aktivitas pelayaran.
“Kondisi perairan masih tergolong stabil dan aman bagi kapal nelayan serta kapal penyeberangan,” tambah Lukita.
Baca juga: Serap Beras Petani, Bulog Sebut 1.900 Ton Beras Telah Terserap
Kondisi cuaca yang cenderung kering juga berdampak pada meningkatnya jumlah titik panas atau hotspot di wilayah Jambi. Berdasarkan data BMKG, hingga 25 Oktober 2025 tercatat sebanyak 130 titik panas di seluruh wilayah provinsi. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Muaro Jambi menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni mencapai 41 titik.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di daerah yang memiliki lahan gambut dan mudah terbakar. Lukita menegaskan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas pembakaran, baik untuk membuka lahan maupun membakar sampah di area terbuka.
Baca juga: Program Bedah Rumah Warga Muaro Jambi Sudah Terealisasi 100 Persen
“Cuaca kering dan berangin dapat mempercepat penyebaran api dan menyebabkan kebakaran meluas. Karena itu, kami mengimbau agar masyarakat tidak menyalakan api di area terbuka serta segera melapor ke petugas pemadam kebakaran jika melihat tanda-tanda kebakaran,” ujar Lukita Theresia.
Dengan kondisi cuaca yang masih relatif cerah berawan hingga beberapa hari ke depan, BMKG juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dan mencukupi kebutuhan cairan tubuh, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan. BMKG akan terus melakukan pemantauan perkembangan cuaca dan menyampaikan pembaruan informasi secara berkala kepada masyarakat melalui kanal resmi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan