JAMBI - Tim gabungan yng terdiri dar Polri, TNI, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api gencarkan patroli terpadu untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kegiatan patroli terpadu ini sudah dilakukan sejak Kamis 10 Juli 2025 kemarin, di Desa Pematang Gadung, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Jambi.
Dalam pelaksanaan patroli ini ada sejumlah kegiatan yang dilakukan, diantaranya pemantauan lapangan, uji kelembaban serasah, sosialisasi bahaya karhutla kepada masyarakat, serta melakukan kordinasi dengan perangkat desa dan keamanan setempat.
Baca juga: Ratusan Personel dari Polda Jambi dan Polres Jajaran Diterjunkan untuk Siaga Karhutla
Berdasarkan hasil kegiatan uji kelembaban yang dilakukan oleh tim gabungan, bahwa saat ini untuk kondisi lahan masih basah. Sehingga dia dianggap untuk terjadinya kebakaran masih rendah atau tidak terlalu menghawatirkan.
Selain itu, tim gabungan juga melakukan pemetaan aliran sungai Batanghari yang bisa digunakan untuk memadamkan api jika suatu hari nanti terjadi karhutla.
"Hari ini merupakan hari pertama patroli di Desa Pematang Gadung. Hingga sore hari tidak ditemukan adanya hotspot maupun indikasi kebakaran," kata Aiptu Edi Sudaryanto, dikutip Jumat (11/7/2025).
Baca juga: Satu Hektar Lahan Sawit Terbakar di Tebo Ulu, Tiga Titik Karhutla Terpantau dalam Sepekan
Menurut Edi, patroli terpadu ini sebagian dari strategi untuk pencegahan karhutla dengan berbasis kolaboratif.
"Masyarakat sangat kooperatif dan mendukung penuh kegiatan ini," ujar Edi.
Kata Edi, patroli ini akan terus digencarkan guna untuk melindungi lingkungan dan keselamatan masyarakat dari bahaya atau ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Polda Jambi