Senin, 08 JUNI 2026 • 23:01 WIB

Melihat Lebih Dekat Potensi dan Perkembangan Ekonomi Kreatif di Jambi

Author

Ilustrasi diskusi ekonomi kreatif (pinterest)

JAMBI - Provinsi Jambi selama ini sangat lekat dengan citra kekayaan komoditas alamnya, mulai dari kelapa sawit, karet, hingga kopi. Namun, di luar sektor agraria tersebut, ada denyut nadi perekonomian baru yang kian yang semakin tumbuh pesat dan digerakkan oleh ide-ide segar generasi muda. Sektor tersebut adalah Ekonomi Kreatif (Ekraf).

Baca juga: Aksi Hijau DWP Sulsel di Hari Bumi 2026: Tanam Bibit Produktif, Dorong Ekonomi Warga

Bukan hanya sekadar tren musiman, industri kreatif di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah yang kini bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi baru. Kekuatannya bertumpu pada kolaborasi unik dengan bagaimana merawat warisan tradisi lokal, lalu mengawinkannya dengan inovasi digital.

1. Wajah Baru Batik Jambi di Subsektor Fashion

Di bidang fashion dan kerajinan, Batik Jambi kini yang mengalami lompatan kreativitas yang luar biasa. Jika dulu batik hanya sekedar identik dengan pakaian formal orang tua, tangan-tangan kreatif desainer muda Jambi berhasil mengubahnya menjadi pakaian kasual, streetwear, hingga sampai gaun modern. Motif-motif klasik seperti Kapal Sanggat, Durian Pecah, dan Angso Duo kini tampil dengan kombinasi warna yang lebih berani dan diminati oleh pasar nasional hingga internasional.

2. Lonjakan Kopi Lokal dan Kuliner Berbasis Komunitas

Sektor kuliner, khususnya industri kopi, menjadi salah satu bukti nyata bagaimana ekraf menggerakkan ekonomi akar rumput di Jambi. Menjamurnya kedai kopi (coffee shop) modern di Kota Jambi dan sekitarnya tidak hanya menciptakan ruang nongkrong, tetapi juga membangun ekosistem hulu ke hilir. Biji kopi lokal seperti Arabika Kerinci yang berkarakter fruity dan Liberika Tungkal yang unik dari lahan gambut, kini dikemas dengan branding yang kuat. Para barista dan pelaku usaha lokal berhasil mengubah komoditas mentah menjadi produk gaya hidup bernilai jual tinggi.

3. Sineas dan Konten Kreator Jambi Unjuk Gigi

Perkembangan teknologi digital juga membuka kreativitas di bidang film, animasi, dan video (FAV). Sineas-sineas lokal Jambi yang mulai aktif dalam memproduksi film-film pendek hingga sampai dokumenter yang mengangkat isu sosial dan kearifan lokal. Didukung oleh maraknya platform digital, para konten kreator Jambi kini mampu untuk membangun audiens secara mandiri, membuka peluang kerja baru di bidang periklanan digital, videografi, dan manajemen media sosial.

4. Optimalisasi Desa Wisata dan Ruang Kreatif

Situs bersejarah seperti Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muaro Jambi kini tidak hanya dipandang sebagai tempat wisata purbakala yang statis. Melalui konsep pengembangan desa kreatif di sekitarnya, kawasan ini mulai hidup dengan berbagai aktivitas untuk penunjang ekraf. Mulai dari pembuatan suvenir berbahan ramah lingkungan, kerajinan tangan khas, hingga sampai pertunjukan seni musik tradisional yang dikemas secara interaktif untuk memikat wisatawan.

Dalam pesatnya perkembangan ekraf di Jambi yaitu ruang kolaborasi. Adanya pelatihan digital branding, fasilitasi sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi UMKM, serta pameran seni tahunan menjadi kunci yang menjaga ekosistem ini tetap hidup.

Meskipun potensinya sangat melimpah, tantangan terbesar bagi pelaku ekraf di Jambi saat ini yaitu konsistensi produksi dan akses pasar yang lebih luas. Diperlukan peta jalan (roadmap) yang matang, serta infrastruktur digital yang merata ke seluruh kabupaten supaya anak muda di daerah pelosok Jambi memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya.

Baca juga: Sektor Pariwisata Jadi Fokus Utama di Tahun Depan Untuk Tumbuhkan Ekonomi Jateng

Dengan modal budaya yang kuat dan semangat inovasi yang tinggi, ekonomi kreatif di Jambi bukan sekedar lagi sektor pendukung, melainkan sebagai fondasi masa depan yang siap membawa nama daerah bersinar di panggung nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU