Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 04 JUNI 2026 • 14:10 WIB

Panduan Lengkap Cara Nabung di Bank Sampah Jambi untuk Pemula: Ubah Sampah Jadi Cuan!

Panduan Lengkap Cara Nabung di Bank Sampah Jambi untuk Pemula: Ubah Sampah Jadi Cuan!Ilustrasi bank sampah (pinterest)

JAMBI - Masalah dalam penumpukan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan besar di berbagai sudut kota. Namun, tahukah Anda bahwa sampah yang biasanya berakhir begitu saja di tempat pembuangan akhir (TPA) justru bisa menjadi sumber penghasilan tambahan?

Melalui program Bank Sampah, masyarakat Jambi kini juga bisa menyetor sampah kering mereka dan mengubahnya menjadi saldo tabungan maupun bahkan dikonversi menjadi barang berharga lainnya. Bagi Anda yang baru ingin memulai gaya hidup peduli lingkungan ini, berikut adalah panduan lengkap cara untuk menabung di Bank Sampah Jambi khusus untuk pemula!

Baca juga: Ubah Sampah Jadi Rupiah, Ini Daftar Lokasi Bank Sampah di Lampung

Apa Itu Bank Sampah?

Sama seperti bank konvensional pada umumnya, Bank Sampah merupakan tempat untuk menyimpan "aset". Perbedaannya terletak pada aset yang Anda setorkan, bukan hanya uang tunai, melainkan sampah kering yang sudah dipilah dan memiliki nilai ekonomi. Di Jambi, telah kehadiran Bank Sampah sangat membantu dalam menyukseskan program pemerintah dalam mengurangi volume sampah harian yang masuk ke TPA.

Langkah demi Langkah Menabung di Bank Sampah Jambi

Bagi pemula, proses memulainya sangatlah mudah. Anda hanya perlu mengikuti 5 langkah sederhana berikut:

1. Cari Lokasi Bank Sampah Terdekat

Langkah pertama yaitu mencari tahu keberadaan Bank Sampah yang aktif di sekitar wilayah tempat tinggal Anda di Jambi. Beberapa opsi yang bisa Anda tuju antara lain:

  • Bank Sampah Induk (BSI) yang biasanya dikelola langsung atau bermitra dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat.
  • Bank Sampah Unit (BSU) yang biasanya berbasis di tingkat RT, RW, kelurahan, atau sekolah-sekolah setempat.

Tips: Anda bisa juga menanyakan ke kantor kelurahan, bisa juga dengan memeriksa media sosial resmi instansi lingkungan hidup setempat untuk mengetahui titik penjemputan atau lokasi unit terdekat.

2. Lakukan Pemilahan Sampah dari Rumah (Kuncinya di Sini!)

Bank Sampah tidak hanya menerima sampah basah maupun sampah organik (seperti sisa makanan). Sebelum dibawa ke lokasi penimbangan, pilah sampah Anda ke dalam beberapa kategori utama:

  • Plastik seperti botol air mineral, gelas plastik, ember bekas, jeriken, dan kantong kresek bersih.
  • Kertas & Kardus seperti koran bekas, majalah, buku sekolah yang sudah tidak terpakai, serta kardus-kardus paket.
  • Logam seperti kaleng minuman aluminium, besi tua, kuningan, atau tembaga.
  • Kaca seperti botol kaca bening atau botol sirup (pastikan tidak pecah).

Catatan Penting bagi Pemula: Pastikan semua sampah dalam kondisi bersih dan kering. Sebagai contoh, bilas sisa minuman manis di dalam botol plastik lalu keringkan terlebih dahulu sebelum ditumpuk. Sampah yang bersih juga memiliki nilai jual lebih tinggi dan supaya tidak menimbulkan aroma tak sedap.

3. Datang dan Lakukan Pendaftaran Nasabah

Saat pertama kali datang ke lokasi Bank Sampah pilihan Anda, sampaikan juga kepada petugas bahwa Anda ingin mendaftar sebagai nasabah baru.

  • Persyaratan yang dibutuhkan biasanya Anda hanya perlu menyiapkan kartu identitas (seperti KTP) dan mengisi formulir pendaftaran singkat.
  • Setelah itu, petugas akan memberikan Buku Tabungan Nasabah yang berfungsi untuk mencatat berat jenis sampah yang disetor serta jumlah saldo uang yang Anda hasilkan.

4. Proses Penimbangan dan Penilaian

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Panduan Lengkap Cara Nabung di Bank Sampah Jambi untuk Pemula: Ubah Sampah Jadi Cuan!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!