INDOZONE.ID - Gubernur Jambi, Al Haris, tengah merancang sebuah inisiatif baru berupa program pesantren khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Rencananya, program pesantren ini akan dilaksanakan rutin setiap Jumat pagi, dimana yang menjadi fokus utama yakni pembelajaran Al-Qur'an serta pendalaman materi keagamaan.
"Nanti ada ustadz, kita belajar. Karena saya yakin, banyak di antara kita yang shalat belum sempurna, dari wudhu sampai gerakan shalat," kata dia saat memimpin kegiatan Safari Subuh di Jambi, Jumat (9/1/2026).
Baca juga: Kukuhkan Identitas, 9 Budaya Asli Jambi Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda
Menurut Gubernur, agenda rutin Safari Subuh yang selama ini dijalankan bukan hanya bentuk ibadah semata.
Program tersebut merupakan strategi untuk melatih para pegawai agar memiliki etos kerja yang lebih baik, dimulai dengan membiasakan diri bangun lebih pagi dan menjauhkan diri dari sifat malas.
Langkah ini diharapkan mampu membentuk karakter ASN Pemerintah Provinsi Jambi yang lebih disiplin, beriman, dan memiliki kesadaran spiritual yang kuat dalam menjalankan tugasnya.
Baca juga: Musim Penghujan, BPBD Sebut Empat Kecamatan di Tanjab Barat Rawan Banjir
“Kenapa saya selalu mengajak shalat Subuh berjamaah keliling setiap Jumat? Tujuannya supaya ASN kita terbiasa bangun di waktu subuh. Karena kita ini makhluk yang sering lalai dan terlalu santai,” ujar Al Haris.
Melalui kegiatan Safari Subuh ini, Al Haris menginginkan agar seluruh jajarannya mengawali hari dengan aktivitas religius.
Namun, ia juga memberikan catatan kritis terkait rendahnya partisipasi para pegawai dalam agenda mingguan tersebut.
“Kalau dipresentasikan, paling-paling hanya sekitar 5 persen pejabat yang hadir. Banyak justru yang ikut rombongan kami adalah para veteran dan pejuang subuh, bapak-bapak kita,” ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara