Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 08 JANUARI 2026 • 11:29 WIB

Kukuhkan Identitas, 9 Budaya Asli Jambi Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Kukuhkan Identitas, 9 Budaya Asli Jambi Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak BendaPemerintah Provinsi Jambi serahkan piagam penghargaan kepada bupati/walikota dan maestro, Selasa (6/1/2026). (ANTARA/Agus Suprayitno)

INDOZONE.ID - Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) secara resmi mengakui sembilan tradisi asal Jambi sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). 

Langkah ini tentunya mempertegas bahwa Provinsi Jambi menyimpan jejak peradaban yang sangat kokoh sejak dahulu kala.

Menanggapi pencapaian ini, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan rasa syukurnya serta menyebut ini merupakan sejarah bagi Jambi.

 "Ini adalah bentuk apresiasi pemerintah kepada bapak dan ibu yang telah menekuni bidangnya masing-masing. Semoga ini bisa dikenang sebagai sejarah penting bagi Provinsi Jambi," ujarnya pada Rabu (7/1/2026).

Baca juga: Musim Penghujan, BPBD Sebut Empat Kecamatan di Tanjab Barat Rawan Banjir

Daftar Budaya Jambi yang Diakui

Dalam keterangannya, Gubernur Al Haris memaparkan kesembilan unsur budaya yang berhasil meraih sertifikasi nasional tersebut:

  1. Kabupaten Kerinci: Kuluk Kerinci.
  2. Kabupaten Bungo: Ritus Bagelek.
  3. Kabupaten Tebo: Seni Pertunjukan Gandai, Tari Teluk Kembang, dan Tradisi Tongkeng Betung Bedarah.
  4. Kabupaten Muaro Jambi: Tradisi Lukah Gilo Dusun Baru serta Seni Pertunjukan Tonel Tebat Patah.
  5. Kota Jambi: Seni Pertunjukan Dana Sarah Jambi Kota Seberang.
  6. Kabupaten Sarolangun: Bahasa Lisan/Bahasa Orang Rimba.

Apresiasi untuk Para Penjaga Tradisi

Selain pengakuan terhadap tradisi, Pemprov Jambi juga memberikan penghargaan khusus kepada dua tokoh seni yang dianggap sebagai pilar pelestarian budaya lokal.

Baca juga: Kasus Suap Ketok Palu RAPBD, Sulianti Divonis 2 Tahun Penjara

Gelar maestro seni tradisi diberikan kepada:

  • Aisyah (Kabupaten Tanjung Jabung Timur) sebagai ahli musik Kelintang Perunggu.
  • Abu Bakar (Kabupaten Bungo) atas dedikasinya pada kesenian Krinok.

Penghargaan ini merupakan bentuk terima kasih pemerintah kepada para praktisi dan daerah yang gigih menjaga eksistensi kekayaan intelektual daerah. 

Saat ini, terdapat sekitar 700 WBTB yang sudah ditetapkan secara nasional, dan Kementerian Kebudayaan berambisi meningkatkan jumlah tersebut hingga 2.000 warisan budaya demi memperkuat jati diri bangsa.

Gubernur Al Haris berharap pengakuan ini menjadi motivasi bagi generasi penerus untuk selalau cinta dan melestarikan budaya Jambi.

"Keberadaan para maestro budaya menjadi teladan penting bagi generasi muda agar tetap mencintai dan melestarikan warisan leluhur. Kami berharap Jambi masih memiliki banyak potensi budaya dan maestro yang belum muncul ke permukaan, terutama dari wilayah pesisir. Insya Allah, tahun depan akan kami usulkan," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kukuhkan Identitas, 9 Budaya Asli Jambi Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!