Pimpin Langsung Evakuasi, Kapolres Tanjab Barat Kawal Pencarian Korban Jembatan Runtuh di Sungai Pengabuan
JAMBI - Merespons cepat insiden runtuhnya jembatan yang berdampak pada keselamatan warga, Kapolres Tanjung Jabung Barat yang memimpin langsung jalannya pengawalan operasi pencarian dan evakuasi korban. Bersama Tim SAR Gabungan, jajaran kepolisian langsung terjun ke lapangan untuk menyisir aliran Sungai Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Senin (25/5/2026).
Baca juga: Alami Blackout Selama 2 Hari: Kelistrikan di Sumbar Sudah Kembali Pulih 100%
Kehadiran langsung pimpinan tertinggi Polres Tanjab Barat di lokasi kejadian juga menegaskan bahwa komitmen penanggulangan darurat secara taktis demi memastikan seluruh proses penyelamatan berjalan dengan cepat, aman, dan terorganisir.
Operasi kemanusiaan ini juga melibatkan penguatan personel dari berbagai instansi, termasuk armada perahu karet (rubber boat) dan kapal patroli dari Satpolairud Polres Tanjab Barat. Tim SAR Gabungan membagi sektor pencarian menjadi beberapa titik krusial, mulai dari area sekitar puing-puing material jembatan hingga untuk memperluas radius penyisiran ke arah hilir Sungai Pengabuan.
Kondisi arus sungai yang cukup kuat serta faktor pasang-surut air menjadi tantangan utama yang dihadapi petugas di lapangan. Kendati demikian, tim gabungan tetap melakukan penyisiran secara intensif dan detail berguna untuk menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Untuk mendukung kelancaran operasi di lapangan, Polres Tanjab Barat bersama pemerintah daerah setempat telah mendirikan Posko Darurat di dekat lokasi kejadian. Posko ini berfungsi sebagai tempat pusat kendali informasi, koordinasi antar-instansi, sekaligus kesiapan logistik serta medis.
Di lokasi, Kapolres juga memberikan imbauan tegas kepada masyarakat setempat dan para pelaku transportasi air yang kerap melintasi jalur Sungai Pengabuan untuk sementara waktu tidak mendekati titik koordinat runtuhan. Sterilisasi ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya susulan dari sisa-sisa struktur bangunan jembatan yang belum stabil.
Baca juga: Dapur MBG Nunukan Timur Resmi Beroperasi, 857 Penerima Manfaat Terima Distribusi Perdana
Hingga sampai berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih terus bersiaga penuh di lapangan dan melanjutkan proses penyisiran. Pihak kepolisian juga menegaskan akan terus mengawal jalannya pencarian hingga seluruh dampak dari insiden runtuhnya jembatan ini dapat tertangani secara tuntas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Tribratanews.jambi.polri.go.id