Jumat, 21 NOVEMBER 2025 • 19:22 WIB

Pedagang Sebut Harga Cabai Tembus 70 Ribu per Kilo di Kuala Tungkal Akibat Musim Hujan

Author

Pedagang Sebut Harga Cabai Tembus 70 Ribu per Kilo di Kuala Tungkal Akibat Musim Hujan (Dok. Istimewah)

JAMBI — Curah hujan yang cukup tinggi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, khususnya di kawasan Kota Kuala Tungkal, berdampak pada naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional. Salah satunya adalah harga cabai merah yang kini tembus di angka 70 ribu rupiah per kilogram. Meski mahal, ketersediaan bahan pokok di tingkat pedagang masih terpantau aman.

Di Pasar Tradisional Parit 1, cabai dan beberapa jenis sayuran masih tampak melimpah. Namun, pedagang mengakui bahwa harga sejumlah komoditas, terutama cabai, mengalami kenaikan cukup signifikan sejak dua pekan terakhir. Hal ini turut dipengaruhi oleh cuaca hujan yang membuat petani kesulitan memanen hasil kebunnya.

Baca juga: Dinkes Temukan 594 Kasus TBC di Tanjab Barat Sepanjang 2025

Menurut Muksin, salah satu pedagang bahan pokok, harga cabai terus menanjak akibat pasokan dari petani yang berkurang.

“Sudah dua minggu ini harga cabai naik. Cuaca hujan membuat panen petani berkurang, jadi harga ikut naik. Cabai merah sekarang 68 sampai 70 ribu per kilo,” ujarnya. Jum'at, (21/11/2025).

Selain cabai merah, harga cabai rawit juga ikut terdampak. Cabai rawit hijau dijual di harga 55 ribu rupiah per kilogram, sedangkan cabai rawit merah mencapai 75 ribu rupiah per kilogram. Kenaikan harga cabai ini disebut Muksin berkisar antara 20 ribu hingga 35 ribu rupiah per kilogram.

Baca juga: Mobil Tangki Terbakar, Damkar Kota Jambi Temukan Gudang Diduga Penimbunan BBM Ilegal

Meski begitu, Muksin menyebut bahwa harga sejumlah jenis sayuran lainnya masih cenderung stabil. Tidak ada kenaikan yang berarti pada komoditas lain selain cabai yang paling terdampak oleh kondisi cuaca.

Kenaikan harga cabai ini diprediksi masih akan berlanjut, terutama menjelang akhir tahun. Menurut Muksin, kondisi naik-turunnya harga bahan pokok sangat dipengaruhi pasokan dari petani yang kerap terhambat saat musim hujan.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Pemilik Mobil Pajero Sport Terus Berlanjut, Kejati Jambi Telah Terima SPDP

Pedagang berharap pasokan bahan pokok tetap lancar meski harga merangkak naik. Ia menambahkan bahwa masyarakat tetap membeli cabai, meski cenderung mengurangi jumlah pembelian ketika harga sedang tinggi.

Hingga kini, aktivitas jual beli di pasar masih berjalan normal, dan para pedagang memastikan stok kebutuhan pokok tetap tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author

Rudiansyah

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU