Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 21 NOVEMBER 2025 • 19:19 WIB

Dinkes Temukan 594 Kasus TBC di Tanjab Barat Sepanjang 2025

Dinkes Temukan 594 Kasus TBC di Tanjab Barat Sepanjang 2025Dinkes Temukan 594 Kasus TBC di Tanjab Barat Sepanjang 2025 (Dok. Istimewah)

JAMBI — Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 telah ditemukan 594 kasus Tuberkulosis atau TBC di wilayah tersebut. Dari jumlah tersebut, 60 di antaranya merupakan anak-anak, sehingga Dinkes terus memperluas skrining ke puskesmas, rumah sakit, hingga mendatangi rumah warga untuk menemukan kasus secara dini.

“Pasien terduga TBC biasanya mengalami batuk hingga dua minggu. Jika batuk berlangsung tiga hari disertai demam tinggi, itu juga termasuk gejala yang perlu diwaspadai. Pasien dengan gejala seperti ini akan langsung diambil sampel dahaknya untuk diperiksa,” ujar Yundri, Wakil Supervisor TBC Dinas Kesehatan Tanjab Barat. Jum'at, (21/11/2025).

Baca juga: Korban Tewas Ditemukan Setelah Mobil Tangki Terbakar, Polisi Lakukan Penyelidikan

Jumlah temuan tersebut berasal dari skrining aktif dan pasif yang dilakukan di fasilitas kesehatan serta melalui pemeriksaan langsung ke masyarakat. Dinkes memastikan upaya penemuan kasus terus ditingkatkan untuk mencegah penularan yang lebih luas, mengingat TBC masih menjadi penyakit menular dengan risiko tinggi.

Setiap pasien yang terkonfirmasi TBC tidak hanya menjalani pengobatan, tetapi juga dilakukan skrining kontak terhadap orang-orang terdekatnya. Langkah ini bertujuan untuk memastikan tidak ada penularan berantai yang dapat memperburuk kondisi kesehatan masyarakat.

Baca juga: Mobil Tangki BBM Terbakar di Bagan Pete, Satu Orang Tewas

TBC sendiri merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penularan dapat terjadi melalui udara ketika penderita batuk atau bersin, melepaskan bakteri ke lingkungan sekitar. Orang dengan daya tahan tubuh rendah memiliki risiko lebih besar untuk tertular.

Menurut Yundri, sebagian besar pasien yang ditemukan langsung mendapatkan pengobatan sesuai standar. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengobatan sangat bergantung pada kedisiplinan pasien dalam mengikuti terapi secara lengkap.

Baca juga: Polresta Jambi Tingkatkan Patroli Serigala Kota untuk Cegah Aktivitas Geng Motor

Selain itu, Dinas Kesehatan juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai gejala TBC, cara penularan, serta pentingnya memeriksakan diri jika mengalami batuk berkepanjangan. Penemuan dini dipandang sangat penting demi mencegah peningkatan angka kasus.

Hingga kini, upaya pelacakan kontak, skrining lapangan, dan pengobatan terus berjalan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri. Dinas Kesehatan Tanjab Barat menegaskan komitmennya untuk menekan angka TBC dan memastikan setiap pasien mendapatkan penanganan yang tepat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Dinkes Temukan 594 Kasus TBC di Tanjab Barat Sepanjang 2025

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!