JAMBI – Jalan Lintas Timur Sumatra di wilayah Kabupaten Muaro Jambi, tepatnya di Kecamatan Sekernan, kembali mengalami kerusakan. Padahal, jalan tersebut baru saja diperbaiki melalui program gerakan sapu lubang. Kini, kondisi jalan berlubang dan bergelombang kembali dikeluhkan para pengguna jalan karena membahayakan kendaraan yang melintas.
Salah seorang warga Desa Pematang Pulai, Samsu, mengatakan kerusakan jalan di wilayah tersebut sebenarnya sudah terjadi sejak awal tahun lalu.
“Pemerintah sudah sering melakukan perbaikan, tapi tidak bertahan lama. Kami berharap perbaikan dilakukan dengan aspal yang bagus dan kuat supaya tidak cepat rusak lagi,” ujarnya. Senin, (13/10/2025).
Baca juga: Polisi Tangkap Dua Pelaku Curanmor dan Pencurian di Lima TKP di Kuala Tungkal
Pantauan di lapangan menunjukkan, batu kerikil yang sebelumnya digunakan untuk menutup lubang kini sudah berserakan bahkan keluar dari badan jalan. Kerusakan semakin parah akibat sering dilalui kendaraan bertonase berat serta kondisi cuaca yang akhir-akhir ini kerap diguyur hujan, membuat lubang di permukaan jalan semakin dalam.
Kondisi ini membuat para pengendara harus lebih berhati-hati saat melintas. Banyak kendaraan terlihat menghindari lubang di tengah jalan, bahkan sebagian harus mengambil jalur berlawanan demi menghindari kerusakan yang cukup parah. Hal ini tentunya menambah risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas di lokasi tersebut.
Baca juga: Kejari Tanjab Barat Musnahkan Ratusan Barang Bukti Beragam Kasus Pidana
Kerusakan jalan nasional juga terlihat di Desa Sekernan, Kecamatan Sekernan. Pengendara dari arah Jambi menuju Pekanbaru harus mengurangi kecepatan karena jalan yang berlubang cukup dalam dan lebar. Beberapa kendaraan bahkan terpaksa berhenti sejenak untuk memilih jalur yang lebih aman.
Seorang pengendara, Aji, menyampaikan harapannya agar jalan tersebut segera mendapat perhatian dari pemerintah.
“Kalau malam hari lebih berbahaya, karena jarak pandang terbatas dan lubangnya dalam. Kami berharap jalan ini cepat diperbaiki supaya aman dilalui,” ungkapnya.
Baca juga: Anak Korban Begal Di Kota Jambi Kesulitan Biaya Berobat
Selain menimbulkan ketidaknyamanan, kondisi jalan yang rusak ini juga menimbulkan kerugian ekonomi bagi masyarakat. Kendaraan yang melintas lebih lambat, biaya perawatan kendaraan meningkat, dan risiko kecelakaan pun makin besar.
Warga berharap pemerintah pusat maupun daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan nasional di wilayah Muaro Jambi secara menyeluruh dan berkelanjutan, bukan hanya perbaikan sementara yang tidak be
rtahan lama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan