Jumat, 05 SEPTEMBER 2025 • 20:08 WIB

Sekolah Rakyat di Tanjab Barat Masih Tahap Persiapan, Dinsos Ajukan Kembali Lahan

Author

Sekolah Rakyat di Tanjab Barat Masih Tahap Persiapan, Dinsos Ajukan Kembali Lahan (Dok. Istimewah)

JAMBI – Program Sekolah Rakyat yang digagas Kementerian Sosial (Kemensos) RI rencananya akan mulai direalisasikan tahun ini di seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat). Namun, hingga kini program tersebut di Tanjab Barat masih dalam tahap persiapan awal, salah satunya terkait penyediaan lahan pembangunan sekolah.

Staf Dinas Sosial (Dinsos) Tanjab Barat, Andrian, membenarkan bahwa pihaknya masih melakukan pengajuan ulang lahan untuk Sekolah Rakyat. “Sebelumnya pernah diajukan di dekat kantor Camat Bram Itam. Namun setelah dikaji tim dari pusat, ternyata lahan tersebut tidak cocok karena tanahnya gambut. Kalau dipaksakan justru tidak sesuai dengan biaya yang dianggarkan,” jelasnya, Jumat, (05/09/2025).

Baca juga: Harga Daging Ayam di Pasar Aur Duri Naik Jelang Maulid Nabi, Pasar Angso Duo Stabil

Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat menyiapkan lahan seluas tujuh hektare yang berlokasi di Kecamatan Betara, tepatnya di Desa Terjun Gajah, dekat dengan kantor Balai Latihan Kerja (BLK). Lahan inilah yang kini kembali diajukan untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

Menurut Andrian, Sekolah Rakyat nantinya akan mengadopsi sistem pendidikan berasrama. Uniknya, sekolah ini akan melayani tiga jenjang sekaligus, yakni SD, SMP, hingga SMA. Program ini diprioritaskan untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu berdasarkan data keluarga miskin, dan keikutsertaan mereka wajib atas persetujuan orang tua.

Baca juga: 23 Satwa Liar Dilindungi Berhasil Dilepasliarkan di Hutan Harapan, Komitmen Nyata Lindungi Keanekaragaman Hayati

“Sekolah Rakyat ini memang dirancang khusus untuk membuka akses pendidikan yang layak dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Tapi untuk di Tanjab Barat, tahun ini belum bisa menerima peserta didik karena pembangunan dimulai dari nol,” kata Andrian.

Ia menambahkan, meski masih tahap persiapan, pihaknya optimis program ini segera terealisasi. 

“Mudah-mudahan bisa segera dibangun sehingga anak-anak dari keluarga kurang mampu memiliki kesempatan yang sama untuk masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Baca juga: Mobil Pick Up Terjun ke Sungai di Tanjab Barat, Sopir Alami Kejang dan Dievakuasi Warga

Program Sekolah Rakyat ini merupakan salah satu upaya nyata pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dalam mengurangi kesenjangan pendidikan, sekaligus mendorong pemerataan kesempatan belajar bagi seluruh masyarakat.

Dengan adanya sekolah berasrama ini, diharapkan anak-anak di Tanjab Barat, terutama yang berasal dari keluarga prasejahtera, tidak lagi terhambat dalam mengenyam pendidikan formal hingga jenjang menengah atas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author

Rudiansyah

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU