JAMBI – Penyaluran bantuan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bagi warga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi dimulai pada Senin (1/9/2025). Tercatat sebanyak 14.000 kartu akan didistribusikan secara bertahap hingga 4 September 2025 mendatang.
Pembagian perdana dilakukan di Kecamatan Tungkal Ilir dan dipusatkan di halaman Rumah Dinas Bupati Tanjabbarat. Lokasi ini dipilih agar kepala daerah bisa melihat langsung proses distribusi sekaligus berinteraksi dengan masyarakat penerima bantuan.
Baca juga: Polres Tanjab Barat Gelar Doa Bersama dan Seribu Lilin untuk Perdamaian
KKS sendiri merupakan kartu elektronik berbentuk ATM yang diterbitkan Bank Himbara, dalam hal ini Bank Mandiri. Kartu ini digunakan oleh keluarga penerima manfaat (KPM) untuk mencairkan bantuan sosial dari pemerintah, baik PKH maupun BPNT.
Koordinator PKH Tanjabbarat, Henry Adrian, mengatakan penyaluran KKS merupakan bagian penting dari implementasi program Kementerian Sosial RI. Menurutnya, KKS mempermudah warga dalam menerima bantuan secara transparan dan tepat sasaran.
“KKS ini menjadi alat utama bagi KPM untuk mencairkan dana bantuan PKH maupun BPNT. Penyaluran dilakukan selama empat hari ke depan dan kami pastikan berjalan tertib,” ujar Henry, Senin (1/9/2025).
Baca juga: Meriahnya Perayaan HUT RI ke-80 di Lorong Mulyo 1 Talang Bakung
Salah seorang warga penerima, Ida, mengaku baru pertama kali menerima bantuan PKH di tahun 2025 ini. Bantuan yang ia terima akan digunakan untuk kebutuhan sekolah anaknya.
“Alhamdulillah, ini pertama kali saya dapat PKH. Bantuan untuk anak sekolah sangat membantu, apalagi kondisi ekonomi keluarga sedang sulit,” kata Ida.
Bupati Tanjabbarat, H. Anwar Sadat, yang hadir langsung dalam acara tersebut menegaskan bahwa penyaluran KKS harus tepat sasaran. Ia juga menyalurkan bantuan tambahan berupa paket sembako untuk warga kurang mampu, khususnya masyarakat nelayan di Kecamatan Tungkal Ilir.
Baca juga: Kesaksian Pedagang Sekitar Saat Demo Ricuh di DPRD Provinsi Jambi
“Kami ingin pastikan semua bantuan benar-benar sampai kepada yang berhak. Tidak boleh ada titipan dari RT atau lurah. Bantuan ini untuk masyarakat miskin ekstrem agar beban hidup mereka berkurang,” tegas Anwar Sadat.
Pemerintah daerah berharap kehadiran KKS dapat mempercepat penyaluran bantuan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan pedesaan Tanjabbarat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan