JAMBI – Kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman padat di Kelurahan Wijayapura, Kecamatan Jambi Selatan, Jumat (22/8/2025) sore. Empat unit rumah bedeng yang dihuni empat kepala keluarga ludes terbakar.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18.05 WIB. Api pertama kali muncul dari salah satu rumah bedeng saat pemiliknya tengah memasak. Diduga kuat, sumber api berasal dari kebocoran tabung gas yang kemudian meledak dan merambat cepat ke bangunan lain yang berdempetan.
Kebakaran tersebut menimbulkan kepanikan warga sekitar. Para penghuni berusaha menyelamatkan diri, sementara sebagian mencoba membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, kobaran api yang besar dan angin yang bertiup kencang membuat api semakin cepat membesar.
Baca juga: Potensi Hujan Masih Tinggi, BPBD Tanjab Barat Imbau Warga Waspada Banjir dan Bencana Alam
Petugas Pemadam Kebakaran Kota Jambi yang menerima laporan melalui layanan darurat segera menerjunkan 40 personel gabungan dari Mako, Pos Jambi Timur, dan Pos Palmerah. Sebanyak tujuh unit armada pemadam, termasuk mobil suplai air, langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
“Petugas tiba sekitar pukul 18.13 WIB dengan respon time 8 menit. Api dapat dipadamkan setelah operasi selama satu jam 38 menit,” kata Kepala Dinas Damkar Kota Jambi, Mustari Affandi, Jum'at, (22/08/2025).
Baca juga: HUT ke-80 RI, UPTD Samsat Batanghari Buka Program Pemutihan Pajak Kendaraan
Dalam kejadian ini, seorang penghuni bedeng bernama Sungheng (49) mengalami luka bakar di bagian punggung saat berusaha mengambil barang di dalam rumahnya. Korban langsung dievakuasi oleh tim PSC 119 ke RS DKT Jambi untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Selain itu, tercatat empat kepala keluarga dengan total 11 jiwa kehilangan tempat tinggal.
“Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan lebih dari Rp150 juta. Kami masih melakukan pendataan lebih lanjut bersama pihak terkait,” ujar Mustari.
Mustari juga menjelaskan, petugas sempat mengalami kendala di lapangan akibat akses jalan menuju lokasi kebakaran yang sempit dan padat kendaraan.
“Banyak motor terparkir di pinggir jalan sehingga menghambat pergerakan armada. Ditambah lagi, lokasi merupakan pemukiman padat, sehingga api cepat menjalar,” ungkapnya.
Baca juga: Kasus Korupsi Rp105 Miliar, Kejari Jambi Limpahkan Berkas Tiga Tersangka ke Pengadilan Tipikor
Meski begitu, petugas berhasil memproteksi api agar tidak merambat ke rumah warga lainnya.
“Alhamdulillah api berhasil kita kuasai dan tidak merembet lebih jauh. Kami berterima kasih kepada masyarakat yang sudah membantu proses pemadaman dan aparat terkait yang ikut melakukan pengamanan,” tambah Mustari.
Pascakebakaran, petugas Damkar Kota Jambi mengimbau warga agar lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran di pemukiman padat, khususnya dalam penggunaan instalasi listrik dan tabung gas.
“Kami minta masyarakat rutin memeriksa peralatan listrik dan tabung gas di rumah. Satu kelalaian kecil bisa menimbulkan kebakaran besar,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan