Jumat, 18 JULI 2025 • 21:23 WIB

Sidak ke Toko Ritel, Satgas Pangan Jambi Temukan 8 Merek Beras Diduga Bermasalah

Author

Sidak ke Toko Ritel, Satgas Pangan Jambi Temukan 8 Merek Beras Diduga Bermasalah (Dok. Rudiansyah)

JAMBI - Menindaklanjuti hasil investigasi Kementerian Pertanian terkait beredarnya beras oplosan berlabel premium, Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi bersama Polda Jambi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Jambi. Jum'at, (18/07/2025).

Dalam sidak tersebut, ditemukan delapan merek beras premium yang terindikasi bermasalah dari total 26 merek beras yang beredar di pasaran wilayah Jambi.

Sidak dipimpin langsung oleh Johansyah, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Jambi, yang juga merupakan Wakil Ketua Satgas Pangan Provinsi.

Baca juga: DKP Tanjab Barat Pastikan Kualitas Beras CBP Bulog Layak Konsumsi Sebelum Disalurkan

"Dari hasil pengecekan awal, kita menemukan delapan merek beras yang mengandung indikasi pelanggaran standar mutu. Seluruh merek tersebut langsung kita tarik sementara untuk dilakukan uji laboratorium," jelas Johansyah saat diwawancarai di lokasi sidak. Jum'at, (18/07/2025).

Adapun delapan merek beras yang dimaksud, yaitu Sania, Fortune, Raja Ultima, Raja Platinum, Topi Koki, Tiga Joker, Senta Ramos, dan Dua Hoki. Merek-merek tersebut akan menjalani proses uji laboratorium selama maksimal 14 hari ke depan.

Selama proses uji laboratorium berlangsung, semua merek tersebut dilarang untuk diperjualbelikan dan harus ditarik dari rak penjualan.

Baca juga: Harga Beras Premium Naik di Tanjab Barat, Beras Kampung Justru Turun

"Penarikan ini sifatnya sementara sampai ada hasil resmi dari laboratorium. Jika terbukti melanggar standar mutu, maka akan ada tindakan lanjutan sesuai aturan," tambah Johansyah.

Hasil investigasi Kementerian Pertanian sebelumnya menyebutkan bahwa ada 212 merek beras di Indonesia yang tidak memenuhi standar, mulai dari ketidaksesuaian berat kemasan, komposisi, hingga pelabelan mutu. Temuan ini menjadi dasar utama dilakukannya sidak di berbagai daerah, termasuk Provinsi Jambi.

Baca juga: Curi Pupuk Milik PT Pelita Agro Lestari, 4 Pelaku dan 1 Penadah Diciduk Polisi

Satgas Pangan Provinsi Jambi menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk preventif untuk menjaga kualitas dan keamanan bahan pokok yang dikonsumsi masyarakat.

"Kami akan terus melakukan pengawasan berkala, agar distribusi dan peredaran bahan pangan tetap sesuai standar dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat," tutup Johansyah.

Masyarakat juga diimbau untuk melaporkan jika menemukan kejanggalan pada produk beras premium yang dijual di pasaran.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author

Rudiansyah

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU