BMKG Imbau Waspada Cuaca Ekstrem di Jambi Selama Sepekan ke Depan (Dok. Istimewah)
JAMBI — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Provinsi Jambi untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi dalam satu minggu ke depan. Meski kondisi cuaca dalam tiga hari ke depan didominasi cerah berawan, peluang terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih cukup tinggi.
BMKG menyebutkan hujan berpotensi terjadi pada siang hingga malam hari dan dapat disertai kilat, petir, serta angin kencang. Kondisi ini berpotensi menimbulkan gangguan aktivitas masyarakat, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan.
Baca juga: Efisiensi Anggaran, Porprov 2026 di Tanjab Barat Dipastikan Batal Digelar
Forecaster on Duty BMKG Jambi, Taufik, menjelaskan bahwa potensi hujan diperkirakan merata hampir di seluruh wilayah Provinsi Jambi. Selain hujan, masyarakat juga diminta mewaspadai dampak lanjutan seperti genangan air dan gangguan jarak pandang.
“Sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat antara lain Kabupaten Kerinci, Merangin, Sarolangun, Batanghari, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, Tebo, Bungo, serta Kota Jambi dan Kota Sungai Penuh,” kata Taufik. Kamis, (18/12/2025).
Baca juga: Suasana Duka di Rumah Korban Balita Hanyut di Kota Jambi
Ia menambahkan, masyarakat diimbau untuk mengantisipasi kemungkinan hujan yang disertai petir dan angin kencang. Warga diminta segera berteduh saat hujan turun serta menghindari area terbuka dan berada di bawah pohon untuk mengurangi risiko tersambar petir atau tertimpa dahan patah.
Selain itu, bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perbukitan, kewaspadaan perlu ditingkatkan. Curah hujan dengan intensitas tinggi berpotensi memicu terjadinya tanah longsor, terutama di daerah rawan.
Baca juga: Kapolresta Jambi Terjun ke Drainase Guna Mencari Anak yang Terseret Arus
BMKG juga melaporkan kondisi gelombang laut di perairan Jambi berada pada kategori sedang. Oleh karena itu, aktivitas pelayaran dan nelayan diimbau agar lebih berhati-hati serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG. Pembaruan prakiraan cuaca secara berkala dinilai penting agar masyarakat dapat mengantisipasi perubahan cuaca dengan lebih cepat dan tepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan