KONI Provinsi Jambi Tunda Porprov ke 2027 Akibat Efisiensi dan Defisit Anggaran (Dok. Istimewah)
JAMBI — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi resmi menunda pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang semula direncanakan berlangsung pada tahun 2026 menjadi tahun 2027. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jambi Tahun 2025 sebagai langkah efisiensi sekaligus penyesuaian terhadap kondisi defisit anggaran di sejumlah daerah.
Rakerprov KONI Provinsi Jambi Tahun 2025 berlangsung selama dua hari dan secara resmi ditutup oleh Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus KONI Provinsi Jambi, ketua KONI kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi, serta perwakilan cabang olahraga di bawah naungan KONI Provinsi Jambi.
Baca juga: Suasana Duka di Rumah Korban Balita Hanyut di Kota Jambi
Dalam suasana yang penuh semangat dan antusiasme, Rakerprov membahas berbagai agenda strategis terkait pembinaan dan pengembangan olahraga di Provinsi Jambi. Forum tersebut juga menjadi wadah untuk menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi antar KONI kabupaten dan kota dalam menghadapi agenda olahraga ke depan.
Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, mengatakan penundaan Porprov merupakan langkah yang harus diambil melihat kondisi keuangan daerah saat ini.
“Penundaan Porprov ini merupakan langkah efisiensi yang perlu dilakukan, mengingat adanya defisit anggaran di beberapa kabupaten dan kota,” ujar Mat Sanusi. Kamis, (18/12/2025).
Baca juga: Kapolresta Jambi Terjun ke Drainase Guna Mencari Anak yang Terseret Arus
Meski demikian, Mat Sanusi menegaskan penundaan ini tidak akan mengurangi semangat pembinaan atlet. Ia justru optimistis waktu tambahan hingga 2027 dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mempersiapkan Porprov yang lebih matang dan berkualitas.
“Kami melihat penundaan ini sebagai kesempatan untuk mematangkan persiapan dan membangun sinergi yang lebih kuat dalam pembinaan atlet,” katanya.
Dari hasil pembahasan Rakerprov, terdapat tiga keputusan penting yang disepakati bersama. Pertama, Kabupaten Tanjung Jabung Barat tetap ditetapkan sebagai tuan rumah pelaksanaan Porprov Provinsi Jambi. Kedua, pelaksanaan Porprov resmi diundur dari tahun 2026 ke tahun 2027 karena sebagian besar KONI kabupaten dan kota belum memiliki alokasi anggaran dalam APBD 2026.
Baca juga: Hujan Deras, Mobil Box Terbalik di Depan SPBU Nusa Indah Kota Jambi
Keputusan ketiga adalah pemberian mandat kepada KONI Provinsi Jambi untuk melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah terkait persiapan dan pelaksanaan Porprov mendatang. Koordinasi ini diharapkan mampu memastikan kesiapan sarana prasarana serta dukungan anggaran yang lebih optimal.
Mat Sanusi juga menilai Rakerprov KONI Jambi Tahun 2025 sebagai salah satu yang paling sukses. Ia menyebut forum tersebut berhasil melahirkan keputusan strategis yang akan menjadi arah kebijakan KONI Provinsi Jambi ke depan.
“Rakerprov tahun ini berjalan sangat baik dan menghasilkan keputusan penting demi kemajuan olahraga Jambi,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan