Harga Emas Masih Mahal, Penjual Sebut Tembus 14,8 Juta Rupiah Per Dua Mayam (Dok. Istimewah)
JAMBI – Harga jual beli emas di tingkat pedagang masih terpantau tinggi. Hingga pertengahan Oktober ini, harga emas di sejumlah toko perhiasan di Kota Kuala Tungkal mencapai Rp14,8 juta per dua mayam, atau setara satu suku. Harga tersebut dinilai masih sangat mahal oleh masyarakat, sehingga banyak warga yang memilih menjual emas dibanding membeli.
Kondisi ini terlihat di sejumlah toko emas di kawasan pasar Kuala Tungkal. Meski harga emas naik, para pedagang mengaku justru tidak mengalami lonjakan pembeli. Aktivitas jual beli lebih didominasi oleh warga yang menjual emas mereka untuk mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga.
Baca juga: Tanjab Barat Terima 37 Unit Alsintan Dari Kementan
Salah satu penjual emas, H. Zakaria, membenarkan bahwa harga emas saat ini belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Ia menyebutkan, tren masyarakat saat ini justru lebih banyak menjual emas karena dianggap sebagai momen yang menguntungkan.
“Harga emas sekarang memang tinggi, tembus di angka 14,8 juta per dua mayam. Jadi banyak masyarakat yang memilih jual emas, karena dianggap lebih untung saat harga sedang mahal,” ujar Zakaria. Kamis, (23/10/2025).
Baca juga: Tanjab Barat Terima 37 Unit Alsintan Dari Kementan
Menurut Zakaria, meskipun harga komoditas perkebunan seperti pinang, kelapa dalam, dan sawit mulai membaik, namun hal itu belum berdampak pada peningkatan pembelian emas untuk investasi. Sebagian besar masyarakat masih berhati-hati dan lebih memilih menyimpan uang tunai daripada membeli emas baru.
Baca juga: BMKG Jambi Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem Menjelang Puncak Musim Hujan
Kendati demikian, ia tetap menjalankan aktivitas jual beli seperti biasa dan memajang koleksi perhiasan emas di etalase tokonya.
Selain emas, harga perhiasan perak juga mengalami kenaikan. Sebelumnya, perak dijual sekitar Rp40 ribu per gram, namun kini naik menjadi Rp50 ribu per gram, atau terjadi peningkatan sebesar Rp10 ribu per gram.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan