Pemkot Jambi Perketat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (Dok. Istimewah)
JAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi memperketat pengawasan dan monitoring pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa sekolah. Langkah ini diambil menyusul maraknya kasus keracunan makanan yang terjadi di berbagai daerah belakangan ini.
Program MBG sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan asupan gizi anak sekolah sekaligus menekan angka stunting. Namun, isu keamanan pangan membuat Pemkot Jambi meningkatkan kewaspadaan agar tidak menimbulkan persoalan baru di lapangan.
Baca juga: Pengabdian Terbayar, Ratusan Peserta Terharu Terima SK PPPK di Tebo
Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa program tersebut harus tetap berjalan karena manfaatnya sangat besar bagi tumbuh kembang anak.
“Program makan bergizi gratis ini baik untuk menambah gizi pada anak dan menuntaskan angka stunting. Tapi penyajian dan keamanan pangan harus tetap diperhatikan dengan baik,” ujarnya, Rabu, (01/10/2025).
Menurutnya, pengawasan yang dilakukan meliputi pemilihan bahan makanan, proses pengolahan, hingga distribusi ke sekolah-sekolah. Hal ini bertujuan memastikan kualitas makanan tetap terjaga dan aman dikonsumsi siswa.
Baca juga: Selama September, 9 Insiden Laka Lantas Terjadi di Tanjab Barat
“Kami akan terus melakukan evaluasi agar pelaksanaan program ini berjalan baik di lapangan. Jangan sampai ada kejadian keracunan yang merugikan anak-anak kita,” tambah Maulana.
Pemkot Jambi juga menggandeng berbagai instansi terkait, mulai dari Dinas Kesehatan hingga pihak sekolah, untuk bersama-sama mengawasi jalannya program. Setiap laporan atau temuan terkait kualitas makanan akan ditindaklanjuti dengan cepat.
Baca juga: Temenggung SAD Ajak Warga Jaga Kondusivitas Pascaperselisihan dengan PT SAL
Selain itu, pihak sekolah juga diminta lebih aktif dalam melakukan pengecekan sebelum makanan dibagikan kepada siswa.
“Kolaborasi sangat penting, karena sekolah adalah garda terdepan dalam memastikan makanan yang diterima anak benar-benar aman,” jelas Maulana.
Dengan langkah pengawasan berlapis ini, Pemkot Jambi berharap Program MBG tetap bisa memberikan manfaat maksimal tanpa menimbulkan dampak buruk.
“Tujuan utama kita adalah menciptakan generasi sehat, cerdas, dan terbebas dari stunting,” pungkas Wali Kota Jambi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan