Selama September, 9 Insiden Laka Lantas Terjadi di Tanjab Barat (Dok. Istimewah)
JAMBI – Satuan Lalu Lintas Polres Tanjung Jabung Barat mencatat sembilan insiden kecelakaan lalu lintas yang terjadi sepanjang bulan September 2025. Dari jumlah tersebut, tiga orang dinyatakan meninggal dunia, delapan lainnya mengalami luka ringan, dan kerugian materiil diperkirakan mencapai lebih dari 44 juta rupiah.
Kecelakaan lalu lintas memang masih menjadi peristiwa yang terus terjadi setiap bulannya di jalan-jalan wilayah Tanjung Jabung Barat. Data yang dirilis oleh Satlantas menunjukkan bahwa insiden kecelakaan melibatkan berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor hingga truk besar jenis tronton.
Baca juga: Total Lahan Terbakar di Tanjab Barat Capai 75 Hektare
“Selama September 2025, kami mencatat ada sembilan kejadian kecelakaan. Tiga korban meninggal dunia dan delapan orang mengalami luka ringan. Total kerugian materiil dari seluruh insiden tersebut mencapai sekitar 44 juta rupiah,” ujar AKP Vhycky Mhoeviandry Tanjung, Kasat Lantas Polres Tanjab Barat, Sabtu, (27/09/2025).
Vhycky menjelaskan bahwa sebagian besar kecelakaan terjadi di wilayah bagian ulu Kabupaten Tanjung Jabung Barat, khususnya di jalan nasional lintas timur yang melintasi Kecamatan Merlung dan Tungkal Ulu. Kondisi geografis yang menanjak, menurun tajam, dan memiliki banyak tikungan dianggap sebagai faktor penyumbang kecelakaan di wilayah tersebut.
Baca juga: Tujuh Hektar Lahan Terbakar, Dishut Jambi Bergerak Cepat Lakukan Pemadaman
“Wilayah seperti Merlung dan Tungkal Ulu memang memiliki karakter jalan yang cukup ekstrem. Banyak tanjakan, turunan, dan tikungan tajam yang berpotensi membahayakan jika pengendara tidak waspada,” tambahnya.
Meskipun intensitas kejadian menurun dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, pihak kepolisian terus mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati, khususnya saat cuaca buruk seperti hujan atau kabut yang mengurangi jarak pandang.
Baca juga: Kejari Muaro Jambi Musnahkan 1,3 Kg Sabu dan Dua Senjata Api Rakitan
“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar tetap waspada dan hati-hati saat melintas, terutama di jalur lintas Sialang menuju Kota Kuala Tungkal atau sebaliknya. Di jalur tersebut juga terdapat banyak tikungan yang rawan kecelakaan,” tegas Vhycky.
Polres Tanjab Barat juga terus melakukan patroli, pemasangan rambu peringatan, dan sosialisasi keselamatan berkendara kepada masyarakat. Diharapkan dengan langkah-langkah ini, angka kecelakaan dapat ditekan dan kesadaran pengguna jalan semakin meningkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan