Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 06 SEPTEMBER 2025 • 20:36 WIB

Pelabuhan Tanggo Rajo Ulu Ambruk, Satu Kapal dan Satu Pompong Tertimpa Reruntuhan

Pelabuhan Tanggo Rajo Ulu Ambruk, Satu Kapal dan Satu Pompong Tertimpa ReruntuhanPelabuhan Tanggo Rajo Ulu Ambruk, Satu Kapal dan Satu Pompong Tertimpa Reruntuhan (Dok. Istimewah)

JAMBI – Pelabuhan Tanggo Rajo Ulu di kawasan Waterfront City (WFC) Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, ambruk. Dalam insiden ini, satu kapal besar bermuatan barang pertanian dan satu pompong warga tertimpa reruntuhan.

Meski demikian, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hingga kini, penyebab ambruknya pelabuhan bongkar muat tersebut belum diketahui secara pasti karena masih dalam proses penyelidikan.

Baca juga: Dinkes Tanjab Barat Gencar Lakukan Perbaikan Gizi untuk Tekan Kasus Stunting

Pelabuhan Tanggo Rajo Ulu dikenal sebagai salah satu pelabuhan tertua di Kuala Tungkal. Selama ini, pelabuhan tersebut berfungsi sebagai tempat bersandar kapal-kapal barang, terutama kapal yang mengangkut hasil pertanian dan komoditas masyarakat sekitar.

Kapolres Tanjung Jabung Barat, AKBP Agung Basuki melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KSKP), IPTU Widi Harto, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyebutkan, sebelum pelabuhan ambruk, warga sempat mendengar bunyi keras dari arah pelabuhan.

Baca juga: Asal Usul Telanaipura: Bukan Sekedar Nama Tempat

“Benar, sebelum ambruk warga sekitar sempat mendengar bunyi keras dari pelabuhan, sehingga mereka menjauh dari lokasi. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata IPTU Widi Harto. Sabtu, (06/09/2025).

Namun, ia menambahkan bahwa satu kapal besar bermuatan barang pertanian dan satu pompong warga tidak sempat diselamatkan karena kondisi air laut yang sedang surut. “Kapal dan pompong tersebut tertimpa reruntuhan bangunan pelabuhan, dan kapal tidak bisa ditarik keluar karena air surut,” jelasnya.

Lebih lanjut, IPTU Widi Harto mengimbau masyarakat untuk sementara mengurangi aktivitas di pelabuhan tersebut. “Kami mengimbau masyarakat agar untuk sementara aktivitas di Pelabuhan Tanggo Rajo Ulu dibatasi, khususnya hanya untuk bongkar muat kapal yang datang maupun berangkat,” tegasnya.

Baca juga: Kabel Internet Ilegal Semrawut di Tebo, Warga Khawatir Bahaya Mengintai

Sementara itu, salah seorang warga sekitar, Herman, mengatakan bahwa kapal bermuatan barang tersebut memang kerap bersandar di Pelabuhan Tanggo Rajo Ulu. 

“Karena air laut sedang surut, kapal belum bisa berangkat dan masih bersandar di pelabuhan. Tiba-tiba pelabuhan ambruk dan menimpa kapal. Warga kaget dan banyak yang datang menonton kejadian ini,” ujarnya.

Insiden ini menjadi perhatian masyarakat Kuala Tungkal, terlebih pelabuhan tersebut merupakan jalur vital bagi distribusi barang. Pihak berwenang saat ini masih melakukan pendataan kerugian dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk langkah tindak lanjut perbaikan pelabuhan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pelabuhan Tanggo Rajo Ulu Ambruk, Satu Kapal dan Satu Pompong Tertimpa Reruntuhan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!