JAMBI - Gubernur Jambi Al Haris memastikan bahwa bantuan helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dijadwalkan tiba di Jambi Sabtu (26/7) untuk membantu mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai meluas di sejumlah wilayah.
"Memang kemarin sudah datang water bombing kepada kita dan nanti mulai Sabtu juga ada helikopter untuk memantau, mengawasi lahan yang terbakar itu," ujar Al Haris kepada awak media di Kota Jambi, Jum'at, (25/07/2025).
Baca juga: Karhutla Meluas, 5 Hektare Lahan Semi Gambut kembali Terbakar di Tanjab Barat
Pemerintah Provinsi Jambi sebelumnya telah mengusulkan bantuan enam helikopter kepada BNPB. Empat unit akan digunakan untuk penyiraman udara (water bombing) dan dua unit lainnya untuk patroli dan pengawasan wilayah rawan karhutla.
"Bantuan ini sangat kami butuhkan agar kerja tim di lapangan lebih efektif. Apalagi menghadapi kondisi cuaca panas saat ini, diperlukan upaya maksimal," tegas Al Haris.
Gubernur juga meminta seluruh unsur yang terlibat dalam penanggulangan bencana, seperti BPBD, TNI, Polri, Taruna Tanggap Bencana (Tagana), dan Masyarakat Peduli Api (MPA) untuk terus siaga dan memantau potensi titik api yang masih tersebar di wilayah Jambi.
Baca juga: Dua Warga Batanghari Ditangkap karena Bakar Hutan untuk Buka Lahan
Al Haris menyoroti salah satu lokasi kebakaran di kawasan Gambut Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, yang hingga saat ini masih dalam proses pemadaman.
"Lokasi ini memerlukan penanganan khusus karena merupakan tanah gambut. Pemadaman di lahan gambut tidak bisa hanya dengan penyiraman permukaan, harus benar-benar sampai ke dalam," jelasnya.
Baca juga: Lahan Gambut 50 Hektare Terbakar di Sungai Gelam, Api Belum Padam Selama Dua Hari
Di sisi lain, Gubernur juga menyinggung bau asap yang mulai tercium di sejumlah wilayah Kota Jambi. Meski belum bisa memastikan asal pastinya, ia mengindikasikan bahwa asap bisa berasal dari wilayah Jambi maupun daerah tetangga seperti Riau.
"Riau juga parah, mungkin pengaruh angin, tapi yang jelas kebakaran di Jambi juga berkontribusi," kata Al Haris.
Untuk itu, ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan membantu menjaga lingkungan, serta mempertahankan sumber air di sekitar tempat tinggal atau kebun masing-masing sebagai langkah antisipasi pemadaman dini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan