JAMBI - Berkunjung ke Provinsi Jambi rasanya belum lengkap jika sebelum pulang belum membawa buah tangan. Selain terkenal dengan kuliner lezat seperti Tempoyak dan Kopi Jangkat, Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah ini juga menyimpan kekayaan warisan budaya berupa kerajinan tangan tradisional.
Baca juga: Kulit Kerang, Kerajinan Indah Khas Maluku yang Mendunia
Bagi Anda yang sedang berlibur atau melakukan perjalanan dinas di Jambi, membeli kerajinan lokal tidak hanya menjadi pengingat momen perjalanan, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap seni budaya dari masyarakat Melayu Jambi.
Berikut adalah daftar kerajinan khas Jambi paling populer dan penuh nilai budaya yang wajib masuk dalam daftar belanja oleh-oleh Anda:
1. Kain Batik Jambi dengan Motif Autentik
Jika Jawa terkenal dengan batik tulisnya, Jambi juga memiliki pesona Batik Jambi yang tidak kalah memikat. Ciri khas Batik Jambi terletak pada warna-warnanya yang cenderung berani dan eksotis, seperti merah maroon, kuning keemasan, dan biru tua, yang dahulu banyak yang menggunakan pewarna alami dari tumbuh-tumbuhan hutan.
Motif Batik Jambi sarat akan makna filosofis kehidupan, di antaranya yang paling populer adalah motif Kapal Sanggat, Durian Pecah, Kuao Berhias, dan Flora Jambi. Anda bisa juga membelinya dalam bentuk kain lembaran, kemeja, hingga syal modern di pusat kerajinan seberang Kota Jambi.
2. Kerajinan Anyaman Resam
Bagi pencinta anyaman dengan visual yang rapi dan tahan lama, kerajinan dari tanaman resam (sejenis paku-pakuan yang tumbuh subur di Jambi) merupakan pilihan tepat. Helai-helai serat tanaman ini dikeringkan lalu dianyam dengan tingkat ketelitian yang sangat tinggi oleh para pengrajin lokal.
Produk yang dihasilkan sangat beragam, mulai dari gelang tangan etnik, tas jinjing, tempat tisu, hingga sampai Lacak (penutup kepala adat khas pria Jambi). Teksturnya yang kokoh dan warnanya yang cokelat natural juga memberikan kesan estetik yang kuat.
3. Anyaman Pandan Tradisional
Selain resam, Jambi juga terkenal dengan kerajinan anyaman pandan. Berbeda dengan resam yang cenderung kaku, anyaman pandan memiliki tekstur yang lebih fleksibel dan lembut.
Biasanya, anyaman pandan ini diolah menjadi tikar bermotif, tas belanja ramah lingkungan, wadah hantaran, hingga samapi dompet kecil. Warna-warnanya yang kini telah dikombinasikan dengan pewarna modern membuat kerajinan ini tampil semakin modis namun tetap mempertahankan sisi tradisionalnya.
5. Ukiran Kayu Berwujud Miniatur Rumah Panggung
Jambi juga memiliki arsitektur rumah adat yang khas yang berbentuk rumah panggung. Keindahan arsitektur ini diabadikan oleh para pengrajin lokal lewat seni ukir kayu. Miniatur rumah panggung Jambi dibuat dengan detail yang luar biasa dengan menggunakan kayu berkualitas seperti kayu tean atau kayu ramin. Ini merupakan pilihan oleh-oleh premium yang sangat bernilai estetika tinggi untuk kolektor seni.
Baca juga: Dari Tenun Endek, Ukiran Kayu, hingga Anyaman Bambu: Kerajinan Khas Bali yang Ikonik
Membawa pulang kerajinan khas Jambi bukan hanya sekadar membawa materi fisik, melainkan juga membawa pulang sepotong cerita dan dedikasi para pengrajin lokal yang terus merawat warisan leluhur. Jadi, saat Anda berkunjung ke Jambi, pastikan untuk menyisihkan waktu dan anggaran demi berburu suvenir-suvenir penuh makna ini. Selamat menjelajah dan selamat berbelanja!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber