Pemandangan Kabupaten Merangin Jambi (Tim Redaksi)
JAMBI - Kabupaten Merangin merupakan salah satu yang tertua di Provinsi Jambi. Dilihat dari sejarahnya, nama "Merangin" ini sudah ada sejak masa awal kemerdekaan (1946). Pada masa Keresidenan Jambi yang terdiri dari dua kabupaten yaitu Kabupaten Merangin dan Kabupaten Batang Hari.
Dalam perjalannya, Kabupaten Merangin sebelumnya dikenal dengan sebutan Kabupaten Sarolangun Bangko (Sarko), yang melalui UU No. 7 Tahun 1965 dengan ibu kota di Bangko. Setelah itu, nama pengguna Merangin digunakan secara resmi setelah adanya pemekaran wilayah yang didasarkan pada UU No. 54 Tahun 1999. Dimana wilayah Sarko telah terpecah menjadi dua kabupaten Merangin dan Kabupaten Sarolangun.
Baca juga: Asal-Usul Nama Pulau Bidadari di Kepulauan Seribu: Benarkah untuk Menghapus Memori Kelam Masa Lalu?
Dahulu ibu kota Merangin sempat pernah dipindahkan dari Bangko ke Muara Bungo. Tetapi, setelah dinamika politik dan adminitratif, pusat pemerintahan pada akhirnya kembali dan menetap di Bangko. Meskipun Kabupaten Merangin dulunya mengalami pemekaran di tahun 1999, tapi hari jadi Kabupaten Merangin ditetapkan pada tanggal 5 Agustus 1965.
Dibalik sejarah penamaan Kabupaten Merangin mempunayi beberapa fakta menarik yang jarang diketahui. Dimana wilayah Kabupaten Merangin dulunya sangat luas dengan mencakup beberapa wilayah yang kini telah menjadi Kabupaten Bungo, Kabupaten Sarolangun, dan Kabupaten Tebo. Selain itu, dulunya Merangin sendiri telah dipimpin oleh tokoh besar pada tahun 1949 (H. Muhammad Kamil sebagai bupati pertama), sampai pada pemimpin masa kini.
Baca juga: Asal-usul Nama Riau: Sejarah, Makna, dan Fakta Menarik di Baliknya
Serta, secar internasional Kabupaten Merangin memilki Geopark Merangin sebagai warisan geologi yang berupa fosil tumbuhan purba yang tidak bisa ditemukan d daerah lain yang ada di Provinsi Jambi.
Adanay Sejarah dibalik penamaan Kabupaten Merangin ini, yang merupaka dari wilayah luas di hulu Jambi yan dulu melewati masa pergolakan PRRI. Hingga saat kini telah bertransformasi menjadi kabupaten mandiri yang maju dengan tetap mempertahankan nilai-nilai sejarah dan kekayaan alamnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Merangin