JAMBI - Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) dengan melalui jajaran Satpolairud Polres Tanjung Jabung Barat terus berupaya untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat pesisir. Sebagai langkah nyata mempercepat respons aduan, petugas gencar melaksanakan sosialisasi pemanfaatan nomor darurat Call Center 110 secara langsung kepada para nelayan, nahkoda kapal, dan warga di sekitar pelabuhan Kuala Tungkal. Kegiatan ini berlangsung pada hari Kamis (04/06/2026).
Baca juga: Alun-Alun Kota Pekalongan dan Lapangan Mataram Kini Terapkan Pembayaran Parkir Melalui QRIS
Langkah proaktif ini bertujuan untuk membuka akses komunikasi yang lebih mudah, cepat, dan tanpa biaya (gratis) bagi masyarakat yang membutuhkan kehadiran maupun bantuan darurat dari pihak kepolisian di wilayah perairan.
Kapolres Tanjab Barat melalui Kasat Polairud juga menjelaskan bahwa pengenalan nomor tunggal ini sangat krusial bagi warga pesisir yang sering kali menghadapi situasi darurat di laut namun kebingungan harus melapor ke mana.
Dalam kegiatan yang berlangsung secara humanis tersebut, personel Ditpolairud juga menyambangi satu per satu kapal motor, dermaga penyeberangan, serta pemukiman warga di atas air. Selain membagikan pamflet informasi, petugas juga menempelkan stiker bertuliskan nomor bantuan 110 di titik-titik strategis yang mudah terlihat oleh publik.
Petugas juga mengingatkan supaya masyarakat menggunakan fasilitas layanan darurat ini secara bijak dan bertanggung jawab. Warga juga diimbau keras untuk tidak melakukan panggilan iseng (prank) karena hal tersebut dapat mengganggu jalannya penanganan situasi darurat yang sebenarnya sedang dialami oleh orang lain.
Layanan Call Center 110 ini juga dipastikan beroperasi penuh selama 24 jam dalam seminggu. Setiap laporan penyerangan, kecelakaan laut, penyelundupan, atau ancaman keamanan lainnya di wilayah perairan Tanjab Barat akan secara langsung diteruskan ke unit patroli terdekat untuk penanganan yang lebih cepat dan efisien.
Baca juga: Karhutla di Rupat Bengkalis Belum Padam, Tim Gabungan dan Heli Water Bombing Terus Dikerahkan
Dengan adanya sosialisasi yang masif ini, Ditpolairud Polres Tanjab Barat berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat maritim dapat berjalan semakin kuat untuk mewujudkan situasi kamtibmas perairan yang aman, kondusif, dan bebas dari segala bentuk tindak pelanggaran hukum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Tribratanews.jambi.polri.go.id