JAMBI - Wakil Bupati Merangin, Nilwan Yahya, mengajak para santri yang telah menyelesaikan pendidikannya untuk kembali ke kampung halaman maupun dusun masing-masing. Kehadiran para santri di daerah asal yang dinilai sangat krusial dalam memperkuat syiar agama Islam di tengah masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur'an Wal Hadits Al-Munawwaroh, pada hari Senin (19/05/2026).
Baca juga: Wabup Jembrana Dorong Anak Muda Raih Sukses Lewat Program Magang Jepang
Hal tersebut ditegaskan saat menghadiri acara keagamaan bersama masyarakat dan para santri. Menurutnya, ilmu agama yang telah menahun digali di pondok pesantren tidak boleh berhenti begitu saja di dalam lingkup pesantren, melainkan juga harus disebarluaskan ke pelosok-pelosok desa.
Selain mengajak untuk mengabdi di tingkat lokal, beliau juga memotivasi para santri, khususnya yang memiliki kemampuan menghafal Al-Qur'an (hafiz/hafizah), untuk tidak patah semangat dalam mengejar pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Pemerintah daerah akan terus mendorong pemanfaatan berbagai program beasiswa prestasi, termasuk jalur khusus bagi para penghafal Al-Qur'an.
Jalur beasiswa hafiz ini dapat diharapkan dapat menjadi jembatan bagi anak-anak daerah yang berprestasi di bidang keagamaan untuk bisa mengenyam bangku kuliah tanpa terkendala biaya.
Acara pelepasan dan silaturahmi ini yang berlangsung dengan penuh khidmat dan turut dihadiri oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta orang tua santri yang tampak antusias mendukung masa depan generasi muda Qurani di Kabupaten Merangin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Meranginkab.go.id