Perkuat Peran Perempuan, Ketua TP PKK Kota Jambi Lantik Pengurus di Level Kecamatan dan Kelurahan
JAMBI - Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat fondasi pembangunan daerah melalui dua pilar utama yaitu dengan pemberdayaan keluarga dan penguatan ekonomi umat. Momentum tersebut, juga ditandai dengan langkah strategis Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Jambi,yaitu Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG, yang secara resmi melantik dan mengukuhkan jajaran pengurus baru di tingkat kecamatan dan kelurahan pada Selasa (03/03/2026).
Acara yang berlangsung khidmat di Aula PKK Kota Jambi tersebut tidak hanya menjadi ajang regenerasi organisasi, tetapi juga penegasan peran perempuan dalam mendukung program strategis nasional dan daerah. Pelantikan ini mencakup pengukuhan pengurus TP PKK, Bunda PAUD, serta Tim Pembina (TP) Posyandu untuk wilayah Kecamatan Alam Barajo dan Kecamatan Telanaipura.
Dalam sambutannya, Ibu Nadiyah menekankan pentingnya sinergi antara TP Posyandu dengan program prioritas Pemerintah Pusat, yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Beliau juga menginstruksikan para kader untuk segera melakukan pendataan yang akurat di lapangan.
Selain kesehatan, pendidikan anak usia dini juga menjadi sorotan. Sebagai Bunda PAUD, Nadiyah juga menekankan untuk kebijakan wajib PAUD satu tahun sebelum masuk Sekolah Dasar (SD), khususnya bagi anak usia 5-6 tahun. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya PAUD harus terus ditingkatkan, agar tidak ada lagi anak di Kota Jambi yang melewatkan jenjang pendidikan dasar ini.
Sejalan dengan upaya pemberdayaan masyarakat yang dilakukan PKK, dalam sektor ekonomi umat juga mendapat perhatian besar melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi. Di bawah kepemimpinan Dr. Muhammad Padli, S.Pd.I, M.Pd.I, Baznas berkomitmen juga dalam melakukan transformasi dari bantuan yang bersifat konsumtif menuju bantuan yang produktif.
Salah satu langkah nyata adalah peluncuran program Z-Corner yang berkolaborasi dengan Baznas RI. Program tersebut, dirancang sebagai pusat kuliner halal dan wadah promosi bagi pelaku UMKM binaan. Dengan adanya Z-Corner, para mustahik (penerima zakat) diberikan pelatihan dan fasilitas usaha agar mereka dapat mandiri secara ekonomi dan kelak bertransformasi menjadi muzakki (pembayar zakat).
Ketua Baznas Kota Jambi juga menegaskan bahwa tantangan ekonomi dalam masyarakat yang semakin kompleks memerlukan pendekatan pemberdayaan yang berkelanjutan.
Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, yang hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi lintas sektor tersebut. Menurutnya, keberhasilan pembangunan kota juga sangat bergantung pada keaktifan para kader di tingkat akar rumput (PKK dan Posyandu), serta dukungan lembaga filantropi seperti Baznas dalam menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.
Baca juga: Pastikan Harga Pangan Tetap Stabil Pemkot Pekalongan Bersinergi dengan Berbagai Pihak Instansi
Dengan dilantiknya kepengurusan baru PKK dan penguatan program ekonomi produktif oleh Baznas, Pemerintah Kota Jambi optimis dapat menurunkan angka stunting, meningkatkan kualitas pada pendidikan usia dini, serta menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemerintah Kota Jambi