Bandara Sultan Thaha Siap Hadapi Lonjakan Penumpang Nataru, Fasilitas Diperkuat dan Flight Ditambah
JAMBI — Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Bandara Sultan Thaha Jambi mulai memperketat persiapan untuk menghadapi lonjakan penumpang. Berbagai fasilitas diperiksa dan ditingkatkan, sementara sejumlah maskapai menyiapkan penambahan penerbangan guna mengakomodasi meningkatnya permintaan masyarakat.
Menyambut masa angkutan Nataru 2025, Bandara Sultan Thaha telah melakukan serangkaian langkah antisipasi untuk memastikan seluruh operasional berjalan aman dan lancar. Fokus utama persiapan mencakup optimalisasi fasilitas dan layanan yang akan digunakan oleh ribuan penumpang selama periode libur panjang.
Baca juga: Tim SAR Jambi Perkuat Operasi Darurat Banjir Sumatera Barat, 20 Warga Berhasil Dievakuasi
Executive General Manager (EGM) Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, mengatakan pihak bandara memastikan semua fasilitas berada dalam kondisi prima.
“Kami memastikan seluruh fasilitas dan layanan optimal agar mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun berjalan aman dan nyaman,” ujarnya. Minggu, (30/11/2025).
Pengecekan menyeluruh dilakukan mulai dari sisi udara—seperti area take off dan landing pesawat—hingga terminal penumpang. Fasilitas yang kondisinya menurun langsung diperbaiki, sementara fasilitas yang tidak lagi berfungsi diganti dengan unit baru untuk memastikan pelayanan tidak terganggu.
Baca juga: Longsor Susulan Kembali Terjadi di Jalur Sungai Penuh–Tapan, Akses Antarprovinsi Sempat Lumpuh
Dari sisi penerbangan, diperkirakan akan ada penambahan jadwal pesawat untuk mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang. Maskapai Citilink telah mengonfirmasi penambahan penerbangan pagi mulai 1 Desember. Apabila permintaan terus meningkat, maskapai lain juga berpotensi menambah rute atau frekuensi penerbangan.
Ardon Marbun menjelaskan, berdasarkan data pergerakan penumpang pada masa posko Nataru sebelumnya, jumlah penumpang diperkirakan akan meningkat sekitar 10 hingga 15 persen dibandingkan periode Nataru 2024. Kenaikan ini dipengaruhi peningkatan mobilitas masyarakat selama libur panjang.
Baca juga: POLRES TANJAB BARAT TANAM 150 BIBIT BUAH-BUAHAN PEDULI LINGKUNGAN
Untuk menjaga keamanan dan kelancaran arus penumpang, mulai H-7 hingga H+7 Nataru akan didirikan posko terpadu yang melibatkan TNI, Polri, stakeholder bandara, serta perwakilan maskapai. Posko ini berfungsi memantau operasional penerbangan sekaligus memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna jasa bandara.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, Bandara Sultan Thaha Jambi berharap layanan angkutan udara selama Nataru dapat berjalan lancar, tertib, dan memenuhi standar keselamatan penerbangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan