JAMBI — Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat membuat Kantor SAR Jambi turut dikerahkan untuk memperkuat operasi pencarian dan pertolongan. Tim SAR Jambi bergabung dalam asistensi yang dipimpin Kantor SAR Padang. Pada Kamis sore, perkembangan terbaru dari lapangan menunjukkan upaya penyelamatan terus dikebut pada hari pencarian pertama.
Inilah proses operasi pencarian dan pertolongan yang dilakukan Tim SAR Jambi bersama unsur gabungan di wilayah terdampak banjir di Sumatera Barat. Fokus penyisiran dilakukan di kawasan Padang Panjang dan Malalo, Kabupaten Tanah Datar, yang menjadi salah satu titik terdampak paling parah.
Baca juga: Bocah 12 Tahun Tenggelam di Sungai Batang Tebo, Tim SAR Gabungan Temukan Korban Meninggal
Di wilayah Silaing, Padang Panjang, tim melakukan penyisiran namun tidak menemukan korban maupun warga yang membutuhkan pertolongan. Sementara itu, di Desa Padang Laweh Malalo dan Guguak Malalo, petugas bergerak cepat mengevakuasi warga yang terjebak banjir setelah debit air meningkat tajam.
Sebanyak 20 warga berhasil diselamatkan dan dipindahkan ke lokasi aman di Tanjung Mutiara, Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuah Selatan. Proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet dan peralatan khusus mengingat arus air yang cukup kuat.
Baca juga: Seluruh Kabupaten di Jambi Kini Miliki KPK, Pengawasan Hutan Semakin Diperkuat
Operasi berlangsung dalam kondisi hujan lebat yang membuat akses sulit dan medan pencarian semakin berisiko. Jalan yang terendam, gelapnya lokasi, serta derasnya arus air menjadi tantangan besar. Meski demikian, seluruh unsur gabungan tetap dikerahkan untuk menembus hambatan demi menyelamatkan sebanyak mungkin warga yang terdampak.
Dalam operasi ini, lebih dari seratus personel dikerahkan. Mereka terdiri dari tim Kantor SAR Jambi, Kantor SAR Padang, BPBD, Damkar, TNI, Polri, PMI, Dinas PU, Satpol PP, hingga masyarakat setempat yang ikut membantu proses penyelamatan.
Baca juga: 2.800 SISWA SMA DAN SMK DI JAMBI JALANI TKA SUSULAN
Humas Basarnas Provinsi Jambi, Lutfi Mulyawan, menjelaskan bahwa seluruh personel di lapangan bekerja maksimal. “Tim terus bergerak dan menyesuaikan strategi sesuai kondisi banjir di lapangan. Prioritas kami adalah keselamatan warga,” ujarnya. Minggu, (30/11/2025).
Hingga saat ini, tim SAR Jambi dan unsur gabungan masih siaga di lokasi bencana. Operasi pencarian, evakuasi, dan pemantauan akan terus dilanjutkan untuk memastikan tidak ada warga yang masih terisolasi akibat banjir besar yang melanda wilayah Sumatera Barat tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan