Rabu, 03 SEPTEMBER 2025 • 15:51 WIB

POLISI IMBAU ORANGTUA AWASI ANAK, PELAJAR TERLIBAT DALAM AKSI DEMO DPRD JAMBI

Author

POLISI IMBAU ORANGTUA AWASI ANAK, PELAJAR TERLIBAT DALAM AKSI DEMO DPRD JAMBI (Dok. Istimewa)

JAMBI – Aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Gedung DPRD Provinsi Jambi pada Senin (1/9) sore tidak hanya diikuti oleh mahasiswa. Sejumlah pelajar berseragam sekolah turut terlihat dalam barisan massa, bahkan berada di garis depan saat situasi mulai memanas.

Para pelajar mulai terlihat sejak pukul 13.00 WIB. Mereka tampak duduk di trotoar dan berkeliaran di sekitar lokasi menggunakan sepeda motor. Ketika massa mahasiswa tiba dan memulai orasi, para pelajar ini langsung bergabung ke dalam kerumunan aksi.

Baca juga: POLSEK MERLUNG AMANKAN DPO KASUS PERUSAKAN HUTAN YANG DICARI POLRES ACEH TENGGARA

Yang mengejutkan, beberapa di antara mereka masih mengenakan seragam sekolah lengkap. Ada pula yang mengenakan celana abu-abu khas pelajar SMA, dipadukan dengan kaus bebas. Mereka ikut berorasi dan bahkan terlihat mendorong pagar besi gedung DPRD sambil membawa bambu dari sekitar lokasi.

Aksi pun memanas. Aparat kepolisian akhirnya harus menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa yang mulai tidak terkendali. Dalam situasi tersebut, pelajar justru terlihat paling aktif di barisan depan.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, membenarkan adanya keterlibatan pelajar dalam aksi unjuk rasa ini. Ia menyayangkan keikutsertaan siswa-siswi di tengah situasi yang berpotensi menimbulkan kericuhan.

Baca juga: Polda Jambi Gelar Doa Bersama dan Aksi 1000 Lilin untuk Perdamaian

"Benar, ada pelajar yang ikut dalam aksi kemarin. Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk segera mengambil langkah pengawasan, baik dari pihak sekolah maupun orangtua," ujar Kombes Boy Sutan. Rabu, (03/09/2025).

Menurutnya, keterlibatan pelajar dalam unjuk rasa bukan hanya melanggar aturan kedisiplinan sekolah, tetapi juga membahayakan keselamatan mereka. Ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam memantau aktivitas anak-anak di luar jam sekolah.

Baca juga: 14.000 Kartu KKS Mulai Dibagikan bagi Warga Penerima PKH di Tanjab barat

"Kami imbau kepada para orangtua agar lebih memperhatikan anak-anaknya. Jangan sampai mereka ikut-ikutan aksi yang mereka sendiri tidak pahami tujuannya," tambahnya.

Dalam aksi tersebut, pihak kepolisian sempat mengamankan empat orang untuk dimintai keterangan. Namun setelah situasi terkendali, mereka dipulangkan dan massa aksi akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author

Rudiansyah

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU